Dirut RS M. Djamil Nahkodai PERSI Sumbar, Siapkan Lima Agenda Besar Perumahsakitan

Metro- 05-09-2026 15:17
Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua (tengah) dipercaya menakhodai PERSI Sumatera Barat untuk periode 2026--2030. HUMAS RS M. DJAMIL
Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua (tengah) dipercaya menakhodai PERSI Sumatera Barat untuk periode 2026--2030. HUMAS RS M. DJAMIL

.

"Pada saat yang sama, kompetensi SDM, khususnya kompetensi digital dan manajerial, belum merata. Kita juga harus mulai menyiapkan regenerasi kepemimpinan secara sistematis. Apabila kita tidak menyiapkan pemimpin rumah sakit masa depan mulai sekarang, transformasi yang kita bangun berisiko tidak berkelanjutan," tegasnya.

Dengan berbagai tantangan tersebut, Dr. dr. Dovy menempatkan kolaborasi sebagai salah satu fondasi utama kepemimpinannya. PERSI Sumatera Barat diharapkan tidak hanya menjadi organisasi yang menaungi rumah sakit, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk bertukar pengetahuan, memperkuat jejaring, membangun inovasi dan menyelesaikan persoalan perumahsakitan secara kolektif.

"Mari kita jadikan PERSI Sumatera Barat sebagai rumah bersama, tempat kita saling menguatkan, menyelesaikan persoalan secara kolektif, dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin bermutu bagi masyarakat," ajaknya.

Ia berharap kepengurusan PERSI Sumatera Barat periode 2026--2030 mampu membangun organisasi yang semakin solid sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan kesehatan di Sumatera Barat. "Bersama, kita bangun rumah sakit Sumatera Barat yang tangguh, adaptif, terintegrasi, dan berkelanjutan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PERSI Pusat yang diwakili Anggota Kompartemen Hukum, Advokasi, Mediasi dan Organisasi PERSI, Uud Cahyono, SH, MARS, CLA, menyampaikan harapan agar kepengurusan baru PERSI Sumatera Barat dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik.

Menurutnya, kepengurusan periode 2026--2030 diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menjawab berbagai tantangan yang dihadapi dunia perumahsakitan. "PERSI Wilayah Sumatera Barat diharapkan dapat menjadi organisasi yang semakin solid, mampu menjawab tantangan perumahsakitan, serta memperkuat kolaborasi antar-rumah sakit dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Uud.

Harapan serupa disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, dr. Aklima, MPH. Ia menilai keberadaan PERSI memiliki posisi strategis dalam mendukung pemerintah daerah membangun sistem pelayanan kesehatan yang semakin kuat.

"Mari kita bangun kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, rumah sakit, PERSI, organisasi profesi dan seluruh pemangku kepentingan," kata dr. Aklimanext

Komentar