Kabut Asap Selimuti Padang, Wakil Ketua DPRD Sumbar Desak Pemprov Pertimbangkan WFH bagi ASN

Metro- 03-09-2026 19:08
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria. IST
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria. IST

Padang, Arunala.com - Menurunnya kualitas udara di Kota Padang akibat kepungan kabut asap mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria.

Mengingat dampaknya yang kian mengkhawatirkan, legislator Sumbar ini mengimbau masyarakat untuk memperketat protokol kesehatan serta meminta Pemprov Sumbar mempertimbangkan opsi Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kabut asap yang menyelimuti Kota Padang diduga kuat merupakan kiriman dari peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi tetangga. Lonjakan polutan ini dinilai berpotensi memicu masalah pernapasan akut jika tidak segera dimitigasi.

"Kita harus melihat kondisi ini sebagai persoalan serius kesehatan masyarakat. Ketika kualitas udara menurun dan kabut asap semakin pekat, masyarakat harus mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama yang tidak terlalu mendesak," ujar Nanda Satria, Kamis (3/9/2026).

Nanda memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga dengan riwayat penyakit pernapasan agar membatasi mobilitas luar ruangan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga imunitas lewat konsumsi makanan bergizi dan pemenuhan kebutuhan air putih yang cukup.

Sebagai langkah mitigasi taktis, Nanda mendorong Pemprov Sumbar untuk segera bersiap mengambil kebijakan WFH jika indikator kualitas udara terus memburuk.

Menurutnya, langkah ini penting untuk menekan tingkat paparan polusi di kluster perkantoran dan jalan raya.

"Kita meminta pemprov mempertimbangkan WFH bagi pegawai jika kondisi udara memang sudah tidak sehat. Ini bukan soal mengendurkan pelayanan publik, melainkan ikhtiar nyata untuk melindungi kesehatan para pegawai dan masyarakat luas," tegas Nanda. (*/cpt)

Komentar