Perkuat Komitmen Green Province, Gubernur Resmikan SPKLU Center Pertama di Sumbar

Metro- 02-10-2026 06:34
Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna resmikan SPKLU Center pertama di Sumbar, Kamis (1/10/2026). IST
Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna resmikan SPKLU Center pertama di Sumbar, Kamis (1/10/2026). IST

.

Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya mendukung pengurangan emisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

"Semoga dengan SPKLU Center dan gebyar pemotongan tambahan daya ini akan memberikan semangat dan kemudahan kepada kita di Sumbar, sehingga energi hijau kemudian Sumbar hijau bisa kita implementasikan lebih cepat lagi yang akan memberikan kebaikan kepada kita semua," ujar Mahyeldi.

Peresmian SPKLU Center kemudian dilakukan Gubernur bersama jajaran PLN dan Kementerian ESDM dengan pembacaan basmalah.

Dirinya berharap fasilitas tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi Sumbar dalam mendukung transisi energi nasional.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna, mengatakan, peningkatan penggunaan kendaraan listrik harus diikuti dengan kesiapan infrastruktur pengisian daya.

Menurutnya, kendaraan listrik berbasis baterai merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mencapai target Net Zero Emission 2060.

"Switching ke listrik menjadi salah satu strategi kita untuk mencapai Net Zero Emission tahun 2060, tidak hanya pada sektor transportasi, tetapi juga rumah tangga dan sektor lainnya," ujarnya.

Adriah menyebutkan, berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Sumatera Barat telah memiliki 102 SPKLU, dengan sekitar 90 unit di antaranya didominasi oleh PLN.

Dari sisi rasio, jumlah SPKLU tersebut masih memberikan ruang bagi pertumbuhan kendaraan listrik di Sumbar.

"Di Sumbar itu satu SPKLU melayani sekitar enam kendaraan. Sementara dalam ketentuan, rasionya satu SPKLU melayani 17 kendaraan. Artinya, peluang untuk memperbanyak kendaraan listrik masih cukup luas," jelasnya.

Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akmalaputri, mengatakan SPKLU Center yang diresmikan tersebut dilengkapi lima unit ultra fast charging dengan kapasitas masing-masing 120 kW atau total 600 kW.

Selain menghadirkan SPKLU Center, PLN juga memberikan program diskon 50 persen untuk pemasangan baru dan tambah daya listrik khusus di Sumatera Barat selama dua minggu. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian dukungan PLN dalam momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumbar.

Arsyadany menyebutkan, hingga Agustus 2026 terdapat lebih dari 580 kendaraan listrik di Sumbar. Secara nasional, PLN telah memiliki lebih dari 3.200 lokasi SPKLU dengan transaksi yang mencapai sekitar 700.000 per bulannext

Komentar