Dulu Langganan Banjir, Kini SMKN 1 Sasak Ranah PasisiePunya Gedung Baru

Edukasi- 05-11-2026 21:05
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah resmikan pemakaian gedung baru SMK Negeri 1 Sasak, Kecamatan Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (5/11/2026). IST
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah resmikan pemakaian gedung baru SMK Negeri 1 Sasak, Kecamatan Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (5/11/2026). IST

.

Selain itu, melalui Program Revitalisasi Reguler, juga terdapat 30 sekolah yang menerima bantuan pembangunan dan rehabilitasi dengan total alokasi anggaran sebesar Rp40,46 miliar.

Dengan demikian, sepanjang 2026, total bantuan revitalisasi kebencanaan dan reguler yang dialokasikan untuk sekolah-sekolah di Sumbar berjumlah sekitar Rp88,89 miliar, untuk mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Salah satu penerima bantuan revitalisasi kebencanaan tersebut adalah SMK Negeri 1 Sasak, Kabupaten Pasaman Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp2.999.958.000 atau sekitar Rp3 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk pembangunan tiga gedung baru yang kini telah selesai dan siap dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pendidikan.

Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap peningkatan fasilitas pendidikan di daerahnya.

Ia berharap keberadaan gedung baru tersebut dapat meningkatkan daya saing SMK 1 Sasak, baik dari sisi kualitas proses pembelajaran maupun kompetensi lulusannya.

Menurutnya, kelengkapan sarana dan prasarana sekolah harus diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan serta kemampuan lulusan agar semakin sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian, keberadaan fasilitas pendidikan yang layak dapat memberikan manfaat nyata bagi masa depan generasi muda.

Sebelumnya, Kepala SMK Negeri 1 Sasak, Desman menjelaskan sekolah tersebut sebelumnya berlokasi di kawasan Muaro Sasak dan kerap terdampak banjir.

Kondisi itu mendorong dilakukannya relokasi pembangunan gedung baru ke lokasi yang dinilai lebih aman dengan bantuan pembiayaan program revitalisasi sekolah dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan.

Pembangunan dimulai melalui peletakan batu pertama pada 11 Maret 2026 dan berhasil dituntaskan dalam waktu kurang dari satu tahun.

"Alhamdulillah, tiga gedung baru dengan total anggaran sekitar Rp3 miliar sudah selesai dibangun. Hari ini, 5 November 2026, gedung tersebut diresmikan dan siap dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar," ungkap Desman. (*/dpg)

Komentar