Ketua DPRD Sumbar Muhidi: Kunci Sukses Pelajar adalah Muliakan Guru dan Kuasai Literasi

Edukasi- 03-11-2026 17:05
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi jadi pembicara pada pelaksanaan Latihan Menulis dan Literasi tingkat SMA Angkatan ke-5 di Padang, Selasa (3/11/2026). IST
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi jadi pembicara pada pelaksanaan Latihan Menulis dan Literasi tingkat SMA Angkatan ke-5 di Padang, Selasa (3/11/2026). IST

Padang, Arunala.com - Bagi Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, sekolah bukan sekadar tempat untuk mengejar nilai di atas kertas. Sekolah adalah laboratorium karakter tempat masa depan dirancang.

Pesan mendalam ini ia bagikan kepada peserta Latihan Menulis dan Literasi tingkat SMA Angkatan ke-5 di Padang, Selasa (3/11/2026).

Muhidi juga menegaskan, keberhasilan seorang pelajar tidak hanya bertumpu pada kecerdasan intelektual, melainkan juga pada ketulusan menghormati peran guru.

"Guru dinilai sebagai sosok sentral yang membentuk karakter, menanamkan nilai kehidupan, dan menuntun generasi muda meraih cita-cita," ungkapnya di hadapan para pelajar dalam pembukaan Latihan Menulis dan Literasi tingkat SMA Negeri dan Swasta Angkatan ke-5, Selasa (3/11/2026).

Ia pun mengajak seluruh siswa untuk meluruskan niat saat melangkah ke sekolah demi menuntut ilmu secara sungguh-sungguh.

"Jika ingin sukses, kita wajib memiliki ilmu. Pemerintah telah memfasilitasi kehadiran para guru di sekolah. Tugas siswa adalah datang, belajar, dan mendengarkan dengan saksama apa yang diajarkan," ujar Muhidi lagi.

Lebih lanjut, politisi PKS ini menganalogikan bahwa setiap profesi hebat di dunia pasti lahir dari bimbingan seorang mentor.

"Ilmuwan memiliki guru, wirausaha dibimbing mentor, atlet dipandu pelatih (coach), dan politisi memiliki suhu yang mengarahkan. Oleh karena itu, kepatuhan dan rasa hormat kepada guru menjadi mutlak dalam proses transfer ilmu," tukasnya.

Selain faktor guru, Muhidi juga menyoroti pentingnya penguasaan literasi. Budaya membaca secara konsisten disebutnya sebagai sarana paling ampuh untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan logis.

Ia menutup arahannya dengan mengingatkan para siswa agar selalu mengimbangi ikhtiar belajar dengan kekuatan doa demi masa depan yang berkah. (*/cpt)

Komentar