Padang, Arunala.com---Bank Nagari tak ingin pelaku UMKM di Sumatera Barat hanya berkutat pada persoalan modal dan bertahan di tengah persaingan usaha. Melalui pelatihan, pendampingan, digitalisasi, hingga perluasan akses pembiayaan, bank kebanggaan masyarakat Sumbar ini memasang target lebih besar mendorong UMKM naik kelas, memperluas pasar, dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan PT Bank Nagari melalui program Pelatihan dan Pemberdayaan UMKM yang mengusung tema mendorong UMKM Sumatera Barat naik kelas melalui penguatan kapasitas dan digitalisasi. Program ini menjadi bagian dari strategi Bank Nagari dalam memperkuat perannya sebagai Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat.
Tidak hanya hadir sebagai lembaga intermediasi keuangan yang menyediakan fasilitas kredit, Bank Nagari juga berupaya menjadi mitra strategis yang mendampingi pelaku usaha agar memiliki kemampuan manajerial, tata kelola keuangan, serta daya saing yang lebih kuat.
Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra mengatakan UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Sumatera Barat. Keberadaan sektor usaha ini memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan, serta menjaga aktivitas ekonomi di berbagai daerah. Karena itu pengembangan UMKM membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif.
"UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Sumatera Barat. Oleh karena itu, Bank Nagari ingin hadir lebih dekat dengan para pelaku usaha, bukan hanya sebagai lembaga yang memberikan akses pembiayaan, tetapi juga sebagai mitra yang mendampingi mereka dalam meningkatkan kemampuan mengelola usaha, memperluas pasar, serta mengembangkan produk agar memiliki daya saing yang lebih baik," ujar Gusti Candra.
Program pelatihan dan pemberdayaan tersebut telah dilaksanakan di dua daerah, yakni Kota Bukittinggi dan Kota Padang. Kegiatan di Bukittinggi berlangsung pada 21 Agustus 2026 di Istana Bung Hatta dengan melibatkan 46 peserta. Selanjutnya, kegiatan di Kota Padang dilaksanakan pada 19 September 2026 di Auditorium Kantor Gubernur Sumatera Barat dengan jumlah peserta sebanyak 59 orangnext


Komentar