Tanahdatar, Arunala.com - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah meninjau langsung lokasi bencana banjir dan longsor di Jorong Koto Tinggi, Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (1/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turun langsung bersama masyarakat melakukan upaya penanganan darurat.
Ia juga meminta pemerintah nagari segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk menyiapkan langkah penanganan jangka panjang guna mengantisipasi kejadian serupa terulang.
Peristiwa ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Sekitar pukul 13.30 WIB, saat melintasi Nagari Pandai Sikek dalam perjalanan menuju Kota Padang usai berkegiatan di Kota Bukittinggi, kendaraan yang ditumpangi Mahyeldi dihentikan sejumlah warga yang melaporkan kejadian bencana di wilayah mereka.
Merespons laporan tersebut, Mahyeldi langsung menuju lokasi untuk melihat kondisi dan dampak yang dialami masyarakat.
Dari hasil pantauan lapangan, sedikitnya terdapat lima rumah warga dan sejumlah lahan pertanian dilaporkan terdampak akibat banjir dan longsor.
"Berdasarkan pantauan kita di lapangan, ada lima rumah dan sejumlah lahan pertanian masyarakat yang terdampak. Dari lima rumah tersebut, dua di antaranya mengalami rusak berat dan tiga lainnya rusak ringan," ungkap Mahyeldi.
Luapan aliran air yang diduga berasal dari kawasan hulu Gunung Singgalang menjadi salah satu indikasi penyebab banjir dan longsor di Jorong Koto Tinggi.
Meski ketinggian genangan air tidak terlalu dalam, derasnya arus mengakibatkan aliran air meluap dan menggenangi sejumlah rumah masyarakat.
"Namun, itu masih dugaan awal. Penyebab pasti kejadian serta keseluruhan dampaknya masih dalam pendataan petugas di lapangan," jelas Mahyeldi.
Saat melakukan peninjauan, Gubernur bersama masyarakat melakukan upaya darurat untuk mengendalikan aliran air sungai agar tidak semakin meluap ke kawasan permukimannext


Komentar