SDN 01 Koto Marapak Dirikan Klinik Belajar

Edukasi- 27-01-2022 19:53
Seorang guru sedang
Seorang guru sedang "menyembuhkan" muridnya di klinik belajar yang ada di SDN 01 Koto Marapak, Kota Pariaman, Kamis (27/1). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

SDN 01 Koto Marapak Dirikan Klinik Belajar

Pariaman, Arunala -- Kepala SDN 01 Koto Marapak, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Agustrinaldi membuat program edukasi baru bagi murid sekolahnya dengan mendirikan Klinik Belajar.

Keberadaan klinik itu untuk mengatasi persoalan siswa dalam membaca, menulis dan berhitung (calistung).

Baca Juga

"Dengan adanya program Klinik Belajar ini, sebayak 70 persen dari jumlah siswa yang bermasalah sudah bisa calistung," ujar Agustrinaldi kepada media, Kamis (27/1).

Agustrinaldi memaparkan, fokus perbaikan yang dilakukan melalui klinik belajar ini adalah membaca, menulis dan berhitung, permasalahan dalam belajar ini ada yang terjadi pada siswa kelas 1 sampai 6.

"Jumlah siswa yang bermasalah dalam belajar kisaran lima orang, maka siswa inilah yang akan diobati pada klinik belajar," jelasnya.

Dia menjelaskan, siswaakan dikirim ke ruangan klinik belajar dan diterima guru piket yang bertugas sebagai "dokter" di klinik itu, lalu lakukan penyembuhkan penyakit siswa. Selanjutnya guru bersangkutan bertugas memperbaiki cara belajar siswa yang belum bisa membaca dan menulis tersebut.

"Kegiatan ini bermula dengan mengidentifikasi kekurangan dan kelemahansiswa dalam belajar. Yang namanya klinik dalam belajar artinya ada sebuah penyakit pada diri siswa, apa penyebab siswa itu lambat dalam belajar, lemah dalam menerima materi, maka dibuatlah semacam surat rujukan dari wali kelasnya," terang mantan Kepsek SDN 21 Sikapak Barat ini.

Agustrinaldi berharap dengan adanya klinik belajar ini hasil pembelajaran siswa semakin meningkat, baik dari aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan.

"Disamping itu, dapat juga membantu beban kerja perorangan guru karena permasalahan yang ada pada siswa ini sifatnya digotong royongkan," kata Agustrinaldi.

Komentar