Gubernur Kirim Bantuan dan Bertolak ke Lokasi

Metro- 25-02-2022 14:35
Gubernur Mahyeldi saat memantau kondisi Pasbar dan Pasaman pascagempa di ruangan zoom meeting Istana Kompleks Gubernuran Sumbar, Jumat (25/2).
Gubernur Mahyeldi saat memantau kondisi Pasbar dan Pasaman pascagempa di ruangan zoom meeting Istana Kompleks Gubernuran Sumbar, Jumat (25/2).

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Gubernur Sumbar, Mahyeldi segera beri respon tidak lama setelah mendapat informasi gempa besar melanda Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (25/2) pagi.

Mahyeldi segera menginstruksikan OPD terkait melakukan pendataan, koordinasi serta pengiriman bantuan dan logistik ke beberapa daerah yang terdampak parah, yakni di Malampah, Kajai dan Talu.

"Saat ini pihak Pemprov Sumbar masih terus mengumpulkan data-data. Ada pelayanan kesehatan, sarana ibadah dan sekolah serta banyak rumah penduduk yang rusak. Sambungan komunikasi dan listrik terputus, Tapi sudah saya koordinasikan, dan Alhamdulillah, BPBD, Dinas Sosial bersama TNI Polri di daerah segera menuju ke lokasi," kata Mahyeldi kepada wartawan disela koordinasi dengan berbagai pihak terkait di ruangan zoom meeting Istana Kompleks Gubernuran Sumbar, Jumat (25/2).

Baca Juga

Yang penting sekarang, ujar Mahyeldi, upaya penyelamatan masyarakat ke tempat yang lebih aman, dan kondusif sehingga jika ada gempa susulan bisa meminimalisir korban.

"Maka dari itu, tadi yang pertama diingatkan masyarakat agar bisa mencari daerah teraman terlebih dahulu. Selanjutnya dirikan tenda dan dapur umum, dan menenangkan warga supaya tidak panik," sambung Mahyeldi.

Dalam kesempatan itu, melalui sambungan telepon, Mahyeldi juga berkoordinasi dengan BNPB, Bupati Pasaman dan Pasaman Barat.

Dan, Jumat siang, dirinya bertolak ke lokasi gempa di Pasaman. Seperti diketahui, gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang wilayah Pasaman Barat pada Jumat pukul 08.39 WIB.

Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa yang berlokasi di 0.15 derajat Lintang Utara, 99.98 derajat Bujur Timur pada kedalaman 10 km itu tidak berpotensi tsunami.

Sebelumnya gempa juga terjadi pada pukul 08.35 WIB dengan kekuatan 5,2 Magnitudo.(*)

Komentar