2 DPO Curanmor Ditangkap, Barang Curian Dijual ke Solok

Metro- 05-03-2022 15:09
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto saat konpres di Mapolda Sumbar, Jumat kemarin (4/3). (Dok : Istimewa)
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto saat konpres di Mapolda Sumbar, Jumat kemarin (4/3). (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masuk Daftar Pencarian orang (DPO) pihak kepolisian berhasil ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar.

Dua pelaku yang jadi DPO sekitar seminggu lebih ini berhasil dibekuk di dua lokasi berbeda di Kota Padang.

"Kedua pelaku sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Sumbar," ungkap Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto kepada wartawan saat konpres di Mapolda Sumbar, Jumat kemarin (4/3).

Baca Juga

"Pelaku ditangkap di dua lokasi kejadian berbeda. Lokasi pertama di Jalan Bahari Ulak Karang, selanjutnya di Banuaran Padang," pungkas Satake.

Pelaku yang diringkus yakni MRS, alias M (24), tersangka melakukan aksinya dengan seorang temannya yang masuk dalam DPO setelah melakukan pencurian sepeda motor honda beat warna hitam.

"Pelaku melakukan aksinya pada Jumat (25/2) di Jalan Bahari II Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara," jelas Satake.

Dari tangan pelaku, lanjut Satake, polisi mendapati barang bukti 3 kunci letter T, dan uang tunai Rp. 800 ribu rupiah. Sepeda motor hasil curian dijual tersangka daerah Solok seharga Rp2,4 juta.

Kemudian ditangkap tersangka kedua yakni DDC alias P (24), warga Nanggalo Padang dengan temannya yang juga DPO inisial MI (24).

"Barang bukti yang ada pada pelaku kedua ini yakni satu STNK, satu kunci kontak," sebut Satake lagi.

Tersangka DDC melakukan aksi curanmor honda beat warna putih, dengan TKP di Koto Baru Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), Kota Padang.

"Tersangka melanggar pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun penjara," pungkasnya.

Komentar