Zona Hijau Sawahlunto Tercemar, Dua Warganya Terpapar Covid-19

Metro-97 hit 24-05-2020 12:20
Foto : Walikota Sawahlunto, Deri Asta.
Foto : Walikota Sawahlunto, Deri Asta.

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Sawahlunto, Arunala - Dua orang warga Kota Sawahlunto positif terpapar virus Corona (Covid-19), sehingga menjadikan status daerah "Zona Hijau" yang disandang kota itu tak berlaku lagi.

Adanya dua warga Kota Sawahlunto terpapar Covid-19 dibenarkan Wali Kota Deri Asta saat dihubungi Arunala.com , Minggu (24/5).

"Memang benar, sehari jelang Idul Fitri, dua warga saya positif Covid. Ini dibuktikan dari hasil uji 1.000 sampel swab yang dilakukan tim medis beberapa hari lalu," kata Deri Asta.

Baca Juga

Pemko Sawahlunto, jelasnya, menerima hasil uji swab itu dari pihak Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand Padang, Sabtu (23/5) malam.

Dirinya mengaku Tim Gugus Covid-19 Sawahlunto belum tahu dari mana dua warga tersebut terpapar.

"Keluarnya hasil swab terhadap dua orang warga positif corona tim Gugus penanganan Covid-19 Sawahlunto langsung melakukan tracking," jelas Deri Asta lagi.

Wako menambahkan, dua orang tersebut langsung dikarantina di Balai Diklat Tambang Bawah Tanah Kota Sawahlunto.

Dia menyatakan, tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Sawahlunto baru melakukan swab sebanyak 1.000 sampel yang tersebar di empat kecamatan kota itu.

"Untuk sisanya nantinya akan dilakukan pengujian swab pada masyarakat di empat kecamatan di Kota Sawahlunto," ungkap dia.

Pemko Sawahlunto, terang dia, sebelumnya sudah mengimbau masyarakat kota itu agar tidak melaksanaan shalat Idul Fitri 1441 H secara berjemaah di masjid dan lapangan pada Minggu (24/5), namun dilaksanakan di rumah masing masing.

"Keputusan ini berdasarkan kesepakatan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM)," pungkas Deri Asta.

Komentar