Jual Sisik Trenggiling, Oknum Kontraktor Ditangkap

Metro- 08-06-2022 19:52
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto melihatkan barang bukti sisik Trenggiling seberat 12,8 kg hendak dijual pelaku di daerah Kota Padang. Rabu (8/6). (Foto : Derizon)
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto melihatkan barang bukti sisik Trenggiling seberat 12,8 kg hendak dijual pelaku di daerah Kota Padang. Rabu (8/6). (Foto : Derizon)

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar menangkap salah seorang oknum kontraktor inisial "RR", 37, yang kedapatan menjual sisik Trenggiling melalui media sosial (medsos) yakni Facebook.

"Pelaku inisial "RR" merupakan oknum kontraktor berdomisili di daerah Sawahan itu, ditangkap polisi di depan sebuah rumah ibadah di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada Selasa (31/5) sekitar pukul 14.30 WIB," kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto kepada Arunala.com di Padang, Rabu (8/6).

Menurut dia, pelaku ditangkap personel Tipidter Subdit unit IV Dit Krimsus Polda Sumbar.

Baca Juga

"Pelaku kedapatan membawa sisik Trenggiling seberat 12,8 kg menuju sebuah tempat yang ada di dekat sebuah rumah ibadah, karena sudah ada janjian dengan calon pembeli. Saat itulah petugas menangkap tersangka dengan barang bukti sisik dari hewan yang dilindungi UU tersebut," ungkap dia lagi.

Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa sisik Trenggiling seberat 12,8 kg, 1 unit motor matic merk Honda Genio warna Merah Nomor Polisi BA 3628 BX, 1 unit handphone merk Oppo Reno F9 warna Maroon, dan 1 unit handphone merk Nokia warna putih. Kasus ini masih dalam penyidikan dan pengembangan petugas.

"Tersangka dijerat Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf d Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000," jelas Satake.

Sementara itu, Kanit Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar AKP Gusnedi menyebut, kronologis penangkapan bermula dari informasi dari masyarakat tentang adanya kegiatan memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi.

Dari informasi tersebut, pada Selasa (31/5), personel Tipidter Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar bergerak dan melakukan penegakan hukum.

"Petugas menemukan langsung pelaku membawa sisik Trenggiling tersebut di TKP kemudian menyitanya," ujar dia.

Gusnedi menambahkan, pelaku tersebut menjual dan memasarkan sisik trenggiling itu melalui media sosial. Berdasarkan keterangan tersangka sisik Trenggiling dijual pada pembeli seharga Rp1,5 juta per kg.

Komentar