Supardi: Prestasi IPSI Sumbar Cukup Membanggakan

Olahraga- 18-08-2022 17:59
Ketua DPRD Sumbar, Supari saat sambut atlet silat Sumbar yang berlaga pada kejuaraan Pencak Silat internasional Indonesia Open Championship 2022 di BIM, Kamis (18/8). (Dok : Istimewa)
Ketua DPRD Sumbar, Supari saat sambut atlet silat Sumbar yang berlaga pada kejuaraan Pencak Silat internasional Indonesia Open Championship 2022 di BIM, Kamis (18/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Ketua DPRD Sumbar, Supardi, menyambut kepulangan 14 atlet pencak silat asal Sumbar yang sebelumnya berlaga pada kejuaraan Pencak Silat internasional Indonesia Open Championship 2022, di Bandara BIM, Kamis (18/8).

Kejuaraan silat internasional ini diselenggarakan pada Sabtu-Rabu (13-17/8) kemarin di Taman Mini Indonesia Indah (TMII, Jakarta.

Pada penyambutan itu Supardi mengatakan, torehan para atlet yang mewakili Sumbar pada kejuaraan silat internasional itu cukup membanggakan, pada kategori dewasa turunkan empat pesilat, Aulia Revini sukses meraih medali emas, untuk tiga lainnya perunggu.

Baca Juga

Pada kategori remaja, Sumbar turunkan 10 pesilat, tiga diantaranya meraih perak atas nama Zahara Putri Chelasea Calista dan Iqbal, sedang untuk tujuh atlet lainya meraih perunggu.

"Jadi secara keseluruhan Sumbar meraih satu emas tiga perak dan 10 perunggu," ucap Supardi.

Dia menyebutkan, secara total ada 804 atlet pencak silat dari beberapa negara bertanding pada sejumlah kelas untuk jadi yang terbaik. Dengan atlet Sumbar meraih 14 medali.

"Artinya ini sesuatu pencapaian yang bagus dan harus kita apresiasi," imbuh Supardi lagi.

Supardi yang juga ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumbar mengatakan, untuk lebih meningkatkan prestasi cabang olahraga pencak silat Sumbar, sebetulnya punya tantangan yang tidak mudah.

Pengurus harus laksanakan pendataan ulang serta laksanakan rekrutmen calon atlet pada tingkat dewasa, remaja sampai pelajar.

Para calon atlet yang nantinya dapat direkrut, diproyeksikan sanggup membela Sumbar pada sejumlah kejuaraan, tidak benar satunya PON.

Dia menjelaskan meski sumber pendanaan IPSI belum lumayan kuat, pengurus berkomitmen untuk patungan berikan suntikan stimulus melalui bermacam penghargaan, seperti ongkos pendidikan bagi atlet yang menampung jenjang perkuliahan sampai selesai.

"Untuk sekarang pendanaan IPSI Sumbar fokus pada sektor pembinaan jangka panjang menciptakan atlet yang berkualitas, tapi penghargaan pada pesilat berprestasi terhitung senantiasa diusahakan," katanya.

Dia meminta, atlet silat Sumbar konsisten meningkat prestasi pada persaingan daerah, nasional sampai Internasional. Buktikan bahwa Ranah Minang merupakan gudang pesilat-pesilat andal.

Dalam penyambutan atlet silat itu, juga hadis Kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumbar, Dedi Diantolani serta jajaran pengurus IPSI Sumbar seperti Ismunandi Syofyan.

Sementara pelatih kepala Kontingen IPSI Sumbar, Hendri mengatakan, ajang ini diikuti 804 pesilat berasal dari bermacam negara seperti Malaysia, Thailand, Jepang sampai Vietnam.

Ini merupakan agenda tahunan PB IPSI yang diselenggarakan untuk peringatan hari Kemerdekaan Indonesia.

"Ratusan pesilat yang ambil bagian berasal dari persaingan ini merupakan atlet profesional, meski demikianlah kontingen IPSI Sumbar senantiasa sanggup mendulang medali," katanya.

Dia menjelaskan sepanjang persaingan berlangsung, semua atlet didalam keadaan bagus dan sehat, kepedulian Ketua IPSI Sumbar yang sudah memfasilitasi akomodasi kontingen seperti transportasi, penginapan, uang saku sampai bonus pantas diapresiasi.

"Diharapkan program-program Ketua didalam memotivasi atlet sanggup terealisasikan dengan optimal," katanya.

Berikut nama-nama pesilat yang mewakili Sumbar diajang internasional itu yakni pada kategori dewasa ada empat orang yakni Yuni Utari, Aulia Revni, Roby Adwarman dan Fauzan.

Pada kategori Remaja Zahara Putri. Selanjutnya ada Chealsea Calista, Fadila Putri, Bunga Sri Rahayu, Ciko, Aisyi, Zahara Fadli, Iqbal ,Nabel, M Wahid Azmi. Adapun pelatih yang mendampingi Atlet bertanding adalah Hendri dan Atrimon.

Komentar