Alirman Sori: Revisi UU Sisdiknas harus Akomodir Harapan Guru

Metro- 29-08-2022 20:10
Anggota DPD RI asal Sumbar, Alirman Sori. (Dok : Istimewa)
Anggota DPD RI asal Sumbar, Alirman Sori. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Jakarta, Arunala - Rumor yang menyebutkan penghapusan tunjangan profesi guru dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Sisdiknas, mendapat tanggapan serius dari berbagai kalangan guru, tidak terkecuali dari anggota DPD RI, Alirman Sori.

Terkait rumor atau isu itu, Alirman Sori secara tegas mengingatkan, pemerintah agar melakukan pengkajian secara mendalam dan komprehensif rencana revisi UU Sisdiknas tersebut.

"Pasalnya, isu yang beredar tentang penghapusan tunjangan profesi guru dalam rancangan Undang-Undang (RUU) Sisdiknas merupakan hal yang sensitif," kata Alirman Sori pada pesan WhatsApp-nya yang diterima Arunala.com , Senin malam (29/8).

Baca Juga

Alirman Sori mengatakan, tunjangan profesi guru sangat diperlukan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

"Untuk itu negara harus hadir sebagai bentuk apresiasi bagi guru yang merupakan pahlawan tanpa jasa," tegas Alirman Sori.

Senator dapil Sumatera Barat (Sumbar) ini membeberkan, tunjangan profesi guru sangat berarti, bukan persoalan besarannya, tapi penghargaan oleh negara adalah sesuatu yang sangat berarti.

"Padahal yang diharapkan para guru ini bukan sesuatu yang besar dan tidak akan membuat negara bangkrut," imbuh Alirman Sori.

Alirman Sori yang merupakan Alumni Lemhannas PPRA LXII, menyarankan pemerintah untuk mengkaji revisi UU Sisdiknas dan mengakomodir apa yang menjadi harapan para guru.

Seperti diketahui, terang Alirman Sori, RUU Sisdiknas diusulkan masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Perubahan 2022 ke DPR RI. Keberadaan RUU Sisdiknas itu mendapat sorotan dari sejumlah asosiasi guru, mengingat beberapa pasal yang ada di dalam RUU iti dianggap merugikan mereka.

"Kalau negara ingin Tumbuh lebih Cepat, Maju lebih Kuat, peranan guru sangat menentukan akan hal tersebut. Untuk itu pemberian reward dalam bentuk tunjangan profesi guru diharapkan dapat memotivasi guru," ucapnya lagi.

Senator, Alirman Sori menyarankan, pemerintah untuk tidak tergesa-gesa melakukan revisi UU Sisdiknas.

"Agar dapat diterima menjadi aturan positif, akan lebih bijak memperkaya muatan materi undang-undang dengan menampung aspirasi dari berbagai stakeholder, seperti meminta masukan dari organisasi guru (PGRI) dan organisasi guru lain," pungkas Alirman Sori.

Komentar