Alirman Sori Jelaskan Negara Alami Krisis Keteladanan

Metro- 30-09-2022 19:04
Anggota DPD/MPR RI asal Sumbar, Alirman Sori ketika berikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada pengurus dan anggota FKPPI Kota Padang, Jumat (30/9). (Foto : Arzil)
Anggota DPD/MPR RI asal Sumbar, Alirman Sori ketika berikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada pengurus dan anggota FKPPI Kota Padang, Jumat (30/9). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Sebagai pengurus dan anggota Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI), tentunya miliki jiwa dan semangat bernegara yang tinggi serta setia pada Pancasila.

Penjelasan ini disampaikan anggota DPD/MPR RI, Alirman Sori saat jadi pembicara pada sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada seratus-an lebih pengurus dan anggota FKPPI Kota Padang, di gedung LKKS Sumbar, Jumat siang (30/9).

Dasar Alirman Sori menyampaikan paparan demikian karena menurut pengamatannya, negara ini menghadapi ancaman kebangsaan yang serius.

Baca Juga

"Ancaman ini datang dari internal dan eksternal. Apabila ini tidak segera disikapi akan membahayakan negara. Untuk itulah Empat Pilar MPR RI perlu kami (DPD/MPR RI, red) membangkitkan dan menggerakkan kembali pilar-pilar kebangsaan pada masyarakat Indonesia," ucap Alirman Sori.

Dia menerangkan, Empat Pilar MPR RI ini memuat poin-poin penting yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Senator asal Sumatera Barat (Sumbar) ini menerangkan, ancaman dari sisi internalnya yang menggerogoti bangsa ini diantaranya muncul krisis keteladanan terhadap pemimpin.

"Masyarakat dengan mudahnya dipertontonkan perihal perilaku para tokoh masyarakat atau pemimpin yang jauh dari nilai keteladanan," kata Alirman Sori.

Kondisi itu, sebutnya, muncul akibat banyaknya dari pemimpin karena kurang memiliki nilai-nilai integritas, persatuan dan kesatuan mereka mulai meluntur.

Menurut Alirman Sori, seharusnya nilai-nilai ini harus terus dibangun dan dimasyarakatkan secara konsisten oleh para tokoh masyarakat dan pejabat publik.

"Hal ini ditujukan agar masyarakat dapat ikut mengakselerasi berbagai upaya negeri untuk bangkit dari dampak krisis," tukas Alirman Sori lagi.

Dulu di Sumbar, sambung Alirman Sori, tepatnya saat di masa pemerintahan nagari, rasa kebersamaan terasa kental, dan terbangun kesadaran dengan baik. Ini karena pemimpin di saat itu berikan perhatian pada masyarakat serta semangat kegotongroyongan yang tinggi.

"Namun kini secara nasional, keteladanan pemimpin itu berkurang karena adanya penurunan aplikasi nilai-nilai kepemimpinan," dia menjelaskan.

Menyinggung ancaman eksternal kepada bangsa ini, lanjut Alirman Sori, adalah kapitalisme yang sudah menjarah ke dalam ruang-ruang kebijakan politik negara hingga ke tingkat daerah.

"Caranya dia masuk pada orang-orang yang punya pengaruh dengan "menitipkan" pesan pesan mereka melalui kebijakan yang akan dibuat orang-orang yang punya pengaruh dan kekuasaan itu," pungkas putra Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) ini.

Sedangkan, Ketua FKPPI Kota Padang, Sarbaini Syarief menyebutkan tujuan sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada organisasi yang dipimpinnya di Kota Padang itu, yakni untuk membangun dan memperkokoh kembali komitmen FKPPI Padang negara NKRI ini.

"Dengan mengikuti sosialisasi yang diberikan anggota DPD/MPR RI, Alirman Sori ini, juga menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa FKPPI masih eksis organisasinya," kata Sarbaini.

Komentar