Demokrat Sumbar Serahkan pada Proses Hukum

Metro- 10-01-2023 15:29
Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar, Mulyadi. (Dok : Istimewa)
Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar, Mulyadi. (Dok : Istimewa)

Penulis: Derizon Yazid

Padang, Arunala.com - Ditangkapnya kader partai Demokrat yang juga wakil rakyat di DPRD Kabupaten Solok atas dugaan penyalahgunaan narkoba, langsung disikapi DPD Partai Demokrat Sumbar.

Melalui rilis partai ini yang diterima Arunala.com , Selasa siang (10/1) menyebutkan pihak DPD menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang diambil Polres Solok.

Dalam rilis itu, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPD Demokrat Sumbar, menyampaikan, partai Demokrat sangat menyayangkan kader yang terlibat penyalahgunaan narkotika, apalagi kader tersebut adalah wakil rakyat dari partai Demokrat.

"Penangkapan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, inisial "LE", yang berasal dari Partai Demokrat jelas mencoreng wajah partai, khususnya di Kabupaten Solok," sebut Ari Prima.

Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar, Mulyadi dalam setiap kesempatan, lanjut Ari Prima, selalu menyampaikan keprihatinannya terhadap telah masuknya narkotika jenis sabu ke kampung-kampung di Sumbar.

Dan meminta kepolisian selain fokus terhadap penindakan juga fokus kepada pencegahan yaitu mencegah masuknya sabu tersebut ke Sumbar, dan tidak memberi toleransi kepada siapapun dengan bekingan siapapun yang terlibat kasus Narkoba.

"Saya dapat informasi ada anak seorang penjabat di Sumbar yang terlibat narkoba, setelah ditangkap, diamankan dan tidak diproses, terkait kebenaran informasi tersebut sedang saya selidiki," sebut Ari Prima dalam rilisnya itu.

Terkait peristiwa tersebut di atas, imbuhnya, partai Demokrat akan mengambil langkah-langkah sesuai aturan organisasi.

Bagi setiap kader, mereka sudah menandatangani pakta integritas ketika menjadi anggota DPRD Partai Demokrat.

Mereka, tukas Ari Prima, wajib mengikuti setiap aturan dan arahan serta kebijakan partai dan melaksanakannya secara tegak lurus sesuai aturan partai.

"Ada sanksi tegas dan proporsional bagi setiap kader yang melanggar aturan dan kebijakan dari Partai Demokrat," kata Ari Prima.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan membenarkan jajarannya di Polres Solok lakukan penangkapan "LE" terduga penyalahgunaan narkoba, Senin tengah malam (9/1).

"Penangkapan yang dilakukan jajaran Polres Solok itu berdasarkan informasi masyarakat tentang adanya seseorang sedang melakukan transaksi narkotika jenis sabu di lokasi masyarakat itu tinggal di Jorong Pasa Usang Nagari Cupak Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok," ujar Dwi.

"Untuk saat ini, pihak Polres Solok masih melakukan pemeriksaan mendapat atas kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan wakil rakyat di kabupaten itu," pungkas Dwi Sulistyawan.

Komentar