KPU Kota Solok Bisa jadi Percontohan di Sumbar

Metro-279 hit 23-07-2020 16:19
Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar M Nurnas dan rombongan saat kunjungan kerja ke kantor KPU Kota Solok, Rabu (15/7). (Dok : Istimewa)
Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar M Nurnas dan rombongan saat kunjungan kerja ke kantor KPU Kota Solok, Rabu (15/7). (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Langkah KPU Kota Solok mensosialisasikan Pilkada serentak 2020 di Sumbar kepada masyarakat di kota itu, mendapat apresiasi cukup mengesankan dari Komisi I DPRD Sumbar.

Bahkah Komisi I ini berani mengatakan KPU Kota Solok bisa menjadi KPU percontohan bagi KPU kabupaten/kota, termasuk provinsi.

"Saya berani mengatakan demikian karena saat melakukan kunjungan Komisi di saat gerakan coklit serentak kemarin (15/7) di beberapa KPU kabupaten kota di Sumbar, memang KPU Kota Solok yang cukup bagus," kata Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar Muhammad Nurnas kepada Arunala.com , Rabu malam (22/7).

Baca Juga

Nurnas mengaku ada beberapa nilai plus yang dibuat KPU Kota Solok. Ini bukan pelaksanaan gerakan coklit serentak, tapi KPU ini cukup bagus dalam melakukan sosialisasi Pilkada serentak 2020.

Pada hal, lanjutnya, disamping laksanakan Pilgub Sumbar, mereka juga laksanakan Pilwako.

"Meski beriringan pelaksanaannya, namun mereka mengemas sosialisasi pilgub dan pilwako bersamaan. Bagi saya itu cukup bagus, dan terukur," terang Nurnas.

Kemudian, Nurnas merasa optimistis target partisipasi pemilih 77,5 persen yang ingin dicapai KPU di Pilkada kali ini bisa dicapai di Kota Solok.

"Sebab, masing-masing komisionernya langsung turun tangan melaksanakan program mereka sesuai divisinya," jelas Nurnas.

Dia juga mengatakan, dasar bisa dijadikannya KPU Kota Solok sebagai percontohan bagi KPU se Sumbar yakni pertama; seluruh komisioner KPU Kota Solok dan perangkatnya di sekretariat cukup komunikatif orangnya.

"Itu bisa dilihat dari kondisi perkantoran KPU Kota Solok yang terus ada progres pembangunannya. Ini menunjukan pihak KPU dengan pemko setempat cukup intens komunikasinya. Sehingga banyak bantuan dana yang berikan Pemko Solok untuk pembangunan kantor KPU Kota Solok," sebut Nurnas.

Hal kedua, imbuhnya, menyangkut soal keterbukaan atau transparansi. Pada KPU Solok itu rupanya memajang berbagai informasi mengenai kepemiluan hingga menyangkut data anggota DPRD Kota Solok terpilih di periode sekarang.

"Ini menandakan, orang akan tahu dengan cepat bahwa memang seperti itu kerja KPU yakni mengenai kepemiluan," ulas Nurnas.

Sedangkan hal ketiga yang menjadikan KPU Kota Solok ini cukup bagus kinerjanya, adalah sosialisasi. Dimana KPU ini dinilai inovatif.

Pertama, dalam pilwako nanti, KPU ini menjadikan beras Sokan sebagai maskot pilwakonya. Sehingga hal itu dinilai memudahkan masyarakat kota ini mengingat ada pilwako di daerah mereka.

Kedua, sosialisasi pilgub dan pilwako yang dilakukan KPU Kota Solok langsung menyasar tempat masyarakat banyak, misalnya pasar.

"Dalam mengoptimalkan sosialisasi Pilkada itu sekaligus mengedukasi masyarakat menyangkut protokol kesehatan, KPU Kota Solok mengerahkan kendaraannya untuk dijadikan mobil 'penerangan'. Ini menunjukkan mereka di KPU itu sudah menyiapkan secara masiv pola sosialisasi tersebut," ujar Nurnas.

Komentar