Alex : Tahap Berwacana Untuk Daerah Sudah Usai

Metro-588 hit 02-08-2020 20:40
Ketua DPD PDIP Sumbar, Alex Indra Lukman. (Dok : Istimewa)
Ketua DPD PDIP Sumbar, Alex Indra Lukman. (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Sikap DPD PDI Perjuangan Sumbar menyangkut pemberitaan partai ini ikut dalam koalisi empat partai untuk mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilgub Sumbar 2020, nyatanya belum diputuskan Ketua DPD PDIP Sumbar, Alex Indra Lukman.

Soalnya, hingga saat ini PDIP Sumbar masih menunggu keputusan dari pihak DPP akankah ikut dalam koalisi itu atau bagaimana, termasuk menyepakati calon yang akan diusung nantinya.

"Terkait Pilgub Sumbar nanti, sudah saya serahkan hal itu ke DPP Partai untuk pengambilan keputusannya," kata Alex saat dihubungi Arunala.com , Minggu siang (2/8).

Baca Juga

Menyangkut koalisi, Alex menerangkan itu sudah lama digagas PDI Perjuangan bersama PKB dan Golkar. "Tapi tidak berhasil mengerucutkan calon yang akan diusung," jelasnya.

Ditanya apakah PDI Perjuangan beri sinyal bergabung dengan koalisi 'Poros Tengah', mengingat hadir pada pertemuan empat partai di Hotel Mercure Padang, di Sabtu malam, termasuk sepakat dengan calon yang akan diusung? Alex tampaknya tidak mengomentari hal itu.

Dia mengatakan dengan sudah diserahkannya ke DPP maka PDI Perjuangan Sumbar hanya menunggu keputusan DPP saja lagi.

Kemudian mengenai calon, Alex menegaskan kalau beda calonnya mana mungkin bisa terbentuk koalisi.

"Kami hanya tinggal menunggu keputusan DPP, tahap untuk berwacana di tingkat daerah sudah usai," kata Alex Indra Lukman.

Sebelumnya, Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt Bangso Nan Putiah, yang hadir langsung dalam pertemuan pada Sabtu malam (1/8) menerangkan

ada komitmen empat partai yakni Golkar, NasDem, PDI Perjuangan dan PKB bentuk koalisi.

"Kami tidak lagi pikirkan ego Parpol, tapi kami pikirkan Sumbar dan masyarakat ke depan, semangat kami ayo cari pemimpin Sumbar dan ikhlaskan mereka bekerja kalau dipercaya masyarakat Sumbar," ujar Febby saat itu.

Komentar