Padang, Arunala - Menteri Agama (Menag) RI, Fachrul Razi menekankan agar Pemprov Sumbar selaku penyelenggara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XXVIII, agar MTQ tidak hanya sebagai ajang pencarian bakat tapi lebih kepada memaknai Al Quran sebagai pedoman dalam kehidupan.
"Kegiatan MTQ kali ini tidak hanya sebagai ajang kontestasi, tapi harus dimaknai lebih dari itu, yakni menstimulasi umat agar lebih mencintai dan mempelajari Alquran serta berpedoman kepada ajaran yang terkandung didalamnya," kata Menag," saat menyaksikan secara virtual launching MTQ ke-XXVIII yang diadakan Pemprov Sumbar di Hotel Inna Muara Padang, Selasa (28/7).
Ada lima poin penting disampaikan Menag terkait MTQ Nasional ini di Sumbar. Hal itu berhubungan dengan pelaksanaan MTQ nasional kali ini dalam suasana pandemipandemi Covid-19.
"Hal pertama yang harus diperhatikan, adanya komitmen penyelenggara agar menerapkan protokol kesehatan ke semua lini, aspek regulasi, pembiayaan, kesehatan diharapkan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan nanti," kata Fachrul Razi.
Hal kedua, lanjut menteri ini, persiapan fisik dan non fisik, persiapan kafilah, dewan hakim harus disesuaikan dengan aturan yang ada.
Poin ketiga disampaikan, anggaran pelaksanaan MTQ penggunaannya harus akuntabel, transparan, tepat guna, dan tepat sasaran sehingga tidak menyulitkan dalam pelaporan dan pertanggung jawabannya.
Sedangkan poin keempat, melalui LPTQ provinsi berpesan harus berlomba untuk membina dan menampilkan potensi dari qori/qoriah, hafiz/hafizah yang terbaik.
Untuk poin terakhir, terang Menag, MTQ ini bisa mengangkat syiar Islam.
"Sebab itu diharapkan dukungan serta kerjasama semua stakeholder terkait, serta panitia pelaksana dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik," pesan Fachrul Razi.
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno yang meresmikan acara launching itu mengatakan ini adalah penantian panjang Pemprov Sumbar untuk bisa menyelenggarakan MTQ nasional ininext


Komentar