Padang, Arunala - Keberadaan koalisi tiga parpol di Sumbar yakni Golkar, NasDem dan PKB makin menunjukkan eksistensinya dengan mengukuhkan kesepakatan mereka menghadapi Pilgub Sumbar 2020 ini.
Melalui konferensi pers yang diadakan di Kafe Kupi Batigo Padang, Senin (3/8), tiga partai mempertegas keberadaan koalisi Poros Baru yang mereka gagas.
Pengakuan Sekretaris DPD Golkar Sumbar, Desta Ediwan kepada sejumlah wartawan menyebutkan kehadiran Koalisi Poros Baru yakni untuk menampung bakal calon yang tidak tertampung.
"Kami telah sepakat buat koalisi ini. Sejalan dengan itu kami juga buat kesepakatan yang dinamakan 'Kesepakatan Pensil'. Sebab saat pertemuan Sabtu malam kemarin kesepakatan itu kami buat bersama dalam bentuk orek-orekan pensil saja baru," kata Desra.
Nanti, lanjut dia, setelah pengumuman resmi koalisi, akan dibuatkan butir-butir kesepakatan itu dalam bentuk ketikan.
Disinggung apakah pembentukan Koalisi Poros Baru itu direstui pihak DPP ketiga partai? Desra menjawab sudah.
"Masing-masing DPP kami sudah beri 'lampu hijau' untuk buat koalisi ini," tegasnya.
Kemudian, dia menyampaikan dengan melihat konsteslasi politik Sumbar jelang pendaftaran pasangan calon ke KPU sekitar awal September nanti, menjadikan suhu politik cukup dinamis.
"Makanya dengan kehadiran Koalisi Poros Baru akan menjadi pilihan bagi sejumlah calon yang sebelumnya belum tertampung," ujar Desra tanpa merinci apakah calon yang belum tertampung itu dari jalur partai maupun perseorangan.
Penjelasan mantan Wakil Bupati Solok ini, koalisi yang dibangun bersama ini bakal membuka pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur.
"Pembukaan pendaftaran kami buka selambat-lambatnya Kamis (6/8) hingga Sabtu (8/8). Untuk tempat pendaftarannya kami buka di Hotel Kriyad Bumiminang," sebut Desra.
Usai bakal calon mendaftar, lanjutnya, akan dilakukan survei oleh lembaga survei independen. Hasil survei ini nantinya kami serahkan ke DPP masing-masing partai, hingga kemudian mengerucut pada satu pasangan calon," tukasnyanext


Komentar