Komisioner KPU Sumbar Amnasmen menyebutkan simulasi pungut hitung ini salah satu bentuk sosialisasi yang dilakukan KPU terhadap pilkada serentak di masa pandemi Covid-19.
"Alhamdulillah sampai hari ini (Sabtu, red) seluruh proses tahapan pilkada serentak ini bisa berjalan lancar," kata Amnasmen.
Dia mengingatkan dalam proses pungut hitung suara di TPS untuk menerapkan standarisasi protokol kesehatan. Amnasmen menyarankan salah satu cara yang bisa dibuat KPU atau KPPS untuk mengurangi terjadi kerumunan orang di TPS yaitu dengan mencantumkan jam berapa pemilih itu hadir ke TPS.
Dia juga menekankan di dalam TPS juga di fasilitasi oleh petugas Linmas agar semua pemilih maupun saksi Paslon yang akan ke dalam TPS agar diperiksa suhu tubuhnya.
"Sebab yang dibolehkan masuk TPS suhu tubuhnya 37,3 derajat Celcius. Kemudian juga memastikan semua orang yang ada dalam TPS itu harus pakai masker," tukas Amnasmen.
Dia juga mengimbau pada pemilih agar tidak ragu datang ke TPS untuk memilih.
"Yang penting patuhi protokol kesehatan saat akan memilih," kata Amnasmen.
Hadir juga dalam simulasi di Kota Solok itu Komisioner KPU Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Solok Selatan, Sekretaris KPU Sumbar Firman, Kabag Umum KPU Sumbar Arlis, dan staf KPU Sumbar Lydia Maulina.


Komentar