Sijunjung, Arunala - Pada Sabtu (10/7) menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Nagari Sisawah, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung.
Pasalnya, nagari tersebut untuk pertama merasakan kemudahan untuk memperoleh akses jaringan telekomunikasi, karena telah hadirnya tower BTS Telkomsel di nagari itu.
"Alhamdulillah, kami warga di Nagari Sisawah tidak lagi merasa sulit untuk berkomunikasi melalui jaringan internet. Akses jaringan internet kini sudah terjangkau di nagari kami ini," ungkap Andres (20) salah seorang mahasiswa yang kuliah di Kota Padang, Rabu (14/7) lalu.
Dia mengaku, selama masa pandemi, kampus tempatnya kuliah memberlakukan pembelajaran secara daring. Namun, kendala terbesar yang ia hadapi selama ini adalah mencari akses jaringan internet.
"Karena di kampung saya tidak ada jaringan, terkadang sekadar menetap di kos-kosan kawan agar perkuliahan daring bisa lancar. Bahkan sekadar untuk mengirim pesan singkat (SMS) pun sangat susah. Itu hanya untuk mendapatkan jaringan internet," terangnya lagi dengan gembira.
Jadi terang dia, dengan sudah adanya sinyal interner di Nagari Sisawah ini, tentunya fungsi telepon seluler bisa digunakan kalau saat di kampungnya.
Diko (25) warga setempat, juga mengaku bersyukur telah adanya jaringan/sinyal Telkomsel sudah dapat diakses di kampungnya.
"Umumnya orang di sini punya handphone, tapi baru bisa digunakan apabila telah keluar. Karena kalau sudah sampai di rumah alat komunikasi ini tidak berguna lagi, lebih sering disimpan di dalam lemari karena sinyal tidak ada," ungkapnya.
Sedangkan, Sekretaris Nagari Sisawah, Purnama Harmaini menjelaskan, adanya akses jaringan seluler di Sisawah merupakan harapan yang dinantikan selama ini.
"Selama ini belum ada (jaringan) dan itu menjadi kendala dalam mengakses komunikasi, terutama di bidang teknologi dan informasi," sebutnya.Pemerintah nagari, kata dia, sudah mengupayakan akses jaringan yang lain namun masih kurang memadai.
"Kami ada Bumnag yang menyediakan wifi, dengan cara membeli voucher untuk mendapatkan akses jaringan. Tapi itu sangat terbatas pada kecepatan jaringannya, dan hanya dipusatkan pada satu titik saja," tuturnyanext


Komentar