.
Berkaitan dengan hal di atas, Handayani menyebutkan Balitbang kes memulai uji coba pengembangan SPKKPK di beberapa kabupaten kota di Indonesia mulai tahun 2019.
Diantaranya Kota Makassar, Kabupaten Kudus, Kabupaten Padangpariaman, tahun 2020 di Kabupaten Malang, dan tahun 2021 di Kabupaten Cirebon, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Pidie dan Kabupaten Kepulauan Sula.
Sedangkan, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Humaniora dan Manajemen Kesehatan, Prof Dede Anwar Musadad menyampaikan harapannya, akan kesinambungan program ini yang dilaksanakan di kabupaten kota.
"Perlunya penguatan aspek-aspek pendukung program pencatatan kelahiran dan kematian, berdasarkan rapid assessment yang telah dilakukan kabupaten kota," kata Dede Anwar Musadad. (*)


Komentar