Padangpariaman, Arunala - Pemkab Padangpariaman meluncurkan Aksi Perubahan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK).
Aksi ini merupakan aplikasi dari sebuah inovasi menyangkut literasi kependudukan kepada masyarakat di kabupaten ini.
Inovasi itu dinamakan Aksi Siaga Kependudukan untuk Remaja Kekinian (Asam Durian), dan diresmikan penggunaannya di SMAN 1 Enam Lingkung, Nagari Parit Malintang, Jumat (3/12) lalu.
Asisten Administrasi Umum Setkab Padangpariaman, Fakhriati mengatakan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memiliki amanah untuk memberikan literasi tentang kependudukan.
"Ini bertujuan agar masyarakat sadar dari pentingnya manfaat yang harus disiapkan dan digunakan, serta permasalahan- permasalahan yang harus dihindari dari dampak kependudukan, salah satunya melalui Sekolah Siaga Kependudukan," kata Fakhriati.
Konsep Sekolah Siaga Kependudukan melalui Inovasi Asam Durian ini, sebutnya, adalah materi Kependudukan yang diintegrasikan dengan mata pelajaran yang sesuai dengan pokok bahasan, sehingga bukan mata pelajaran baru.
Dan ini tidak menambah jam pelajaran dan tidak juga mengganggu kegiatan belajar mengajar. Namun, justru mempertajam materi yang dibahas.
"Diharapkan, program ini mampu menjadi wadah bagi program- program yang digulirkan BKKBN. Seperti PIK-Remaja, GenRe Goes To School, dan lain- lain. Sehingga program ini dapat berjalan berdampingan dan simultan", jelasnya lagi.
Dia menambahkan, Sekolah Siaga Kependudukan yang didukung dengan pojok kependudukan (Population Corner), diharapkan mampu menjadi salah satu sumber dan bacaan belajar peserta didik sebagai upaya pembentukan karakter generasi berencana.
"Agar Program ini dapat berjalan dengan baik dan sukses, tentu diperlukan sinergitas dari berbagai pihak. Terutama dari guru dan murid yang menjadi subjek utama dalam program ini," terang Fakhriati.
Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk (Daduk) BKKBN Sumbar Marda Yendri memberikan apresiasi kepada DPPKB Padangpariaman yang memiliki banyak program terkait pengendalian kependudukan, dan juga mendukung program dari pemerintah pusatnext


Komentar