Sekitar Enam Ribu Warga Mengungsi Pascagempa Pasbar

Metro- 26-02-2022 23:48
Terlihat anak-anak yang ada di pengungsian sedang bermain bersama. Lokasi yang mereka tempat itu merupakan salah satu dari 35 titik pengungsian di Pasbar pascagempa, Sabtu (26/2). (Foto : Derizon)
Terlihat anak-anak yang ada di pengungsian sedang bermain bersama. Lokasi yang mereka tempat itu merupakan salah satu dari 35 titik pengungsian di Pasbar pascagempa, Sabtu (26/2). (Foto : Derizon)

.

Pemkab Pasbar telah menetapkan status tanggap darurat bencana alam gempa bumi melalui SK bernomor 188.45/160/BUP-PASBAR/2022. Masa tanggap darurat akan berlaku selama 14 hari, terhitung pada 25 Februari hingga 10 Maret 2022.

Kebutuhan mendesak yang dibutuhkan warga terdampak antara lain terpal dan tenda pengungsian, makanan siap saji, air bersih maupun perlengkapan keluarga.

Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Suharyanto bersama jajaran dan perwakilan Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendarjoni telah berada di lokasi terdampak dan diterima oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Sabtu siang (26/2).

Kepala BNPB ingin memastikan dukungan sumber daya, perangkat dan alat utama dalam penanganan darurat.

Selain itu, Suharyanto meminta pos komando (posko) di tiap kabupaten dan kota terdampak untuk terbentuk dan berkoodinasi langsung dengan posko provinsi maupun Pusat Pengendalian Operasi BNPB.

Pada masa penanganan darurat ini, selain pelayanan warga terdampak, prioritas utama dalam 7 x 24 jam ke depan yaitu pencarian dan penyelamatan korban gempa.

Komentar