Antisipasi 1,8 Juta Perantau Pulang Kampung: Gubernur Sumbar Keluarkan Instruksi ke Jajaran

Metro- 15-04-2022 16:38
Gubernur Mahyeldi bersama Wagub Audy Joinaldy saat rakor kesiapan menghadapi mudik Lebaran di ruang rapat Istana Kompleks Gubernuran, Jalan Sudirman, Padang, Jumat (15/4). (Dok : Istimewa)
Gubernur Mahyeldi bersama Wagub Audy Joinaldy saat rakor kesiapan menghadapi mudik Lebaran di ruang rapat Istana Kompleks Gubernuran, Jalan Sudirman, Padang, Jumat (15/4). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala -- Pemprov Sumbar menggelar rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka kesiapan menghadapi mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022.

Rapat dipimpin langsung Gubernur Sumbar, Mahyeldi, di ruang rapat Istana Kompleks Gubernuran, Jalan Sudirman, Padang, Jumat (15/4). Rakor juga dihadiri oleh Wakil Gubernur, Audy Joinaldy, Sekprov, Asisten, Kepala OPD, Ketua BPPD dan tim TPSM dilingkungan Pemprov Sumbar.

Agenda utama rakor ini membahas berbagai persiapan segala sektor yang ada di Provinsi Sumbar, khususnya menyambut sekitar 1,8 juta perantau yang akan pulang kampung.

"Dalam rangka menyambut itu semua, perlu disiapkan segala sesuatunya menghadapi kunjungan Lebaran perantau, wisatawan dan bagi yang mengambil cuti lebaran untuk pulang ke Ranah Minang. Juga saya minta kepada OPD terkait, agar mengkoordinasikan dengan semua pihak terkait untuk menertibkan semua peminta sumbangan di jalan raya dengan dalih apapun yang mengganggu perjalanan," ungkap Mahyeldi saat memimpin rapat.

Dalam rakor tersebut, Mahyeldi meminta semua pemangku kepentingan agar dapat mengoptimalkan kesiapannya. Semua OPD terkait diinstruksikan agar paling lambat tanggal 18 April 2022 telah berkoordinasi dengan kabupaten kota dan telah ada hasil kongkritnya untuk kesiapan penyambutan perantau.

Khusus kepada Dinas BMCKTR, agar memperbaiki jalan yang rusak dan menyiapkan alat-alat berat di titik-titik yang berpotensi longsor.

"Termasuk juga merapikan jalan di sepanjang kewenangan kita, kalau bisa di setiap perbatasan dibersihkan, kapan perlu dibuat ucapan selamat datang dengan spanduk di semua perbatasan Sumbar, sehingga perantau merasa senang dan nyaman pulang ke Sumbar," kata Mahyeldi.

Kenyamanan destinasi wisata juga mendapat perhatian khusus Mahyeldi, antara lain penataan parkir di lokasi wisata, toilet yang representatif, tempat salat yang bersih, soal sampah, potensi kemungkinan pungli dan pemalak di lokasi wisata, termasuk adanya kepastian tarif makanan yang jelas di restorannext

Komentar