.
Adapun pertanyaan yang mesti dijawab peserta, sambung Indah, adalah pertama, bagaimana upaya untuk memenangkan pemilu legislatif 2019. Kedua, apa tantangan dan hambatan pada pemilu legislatif tahun 2019?.
"Pada sesi ini, para peserta mengatakan bahwa ada beberapa strategi yang dilakukan oleh partai politik, misal dari DPD NasDem Padangpanjang menyebutkan bahwa ada tiga hal yang mereka lakukan, yaitu mengisi seluruh struktur partai dari tingkat kota sampai ranting, melakukan rekruitmen calon anggota legislatif sampai 120 persen, dan paling penting juga menggalang dana untuk kampanye," papar Indah.
Selanjutnya dari DPD NasDem Tanahdatar, sambung Indah, mereka juga melakukan beberapa hal, yaitu memanfaatkan kader partai yang menjadi kepala daerah untuk men-support pencalonan dan kampanye partai, membangun komitmen untuk saling membantu antar caleg yang menang maupun yang kalah.
"Yang menang bersedia mengganti perolehan suara dari kader yang kalah dengan persyaratan tertentu dan membangun komunikasi yang intens dengan DPW Partai Nasdem terutama untuk men-support atribut partai untuk kampanye," jelas Indah lagi.
Sedangkan, DPD NasDem Mentawai juga mengatakan ada beberapa langkah yang mereka lakukan dengan mengoptimalkan program pusat, yaitu "Indonesia Memanggil" untuk rekruitmen caleg, pendataan dan survey terhadap bakal calon yang akan diusung dan tentu saja bahwa para caleg harus mempunyai komitmen terhadap partai.
Indah melanjutkan, adapun tantangan yang dihadapi oleh masing-masing DPD dalam menghadapi pemilu legislatif 2019 juga beragam, misal dari DPD NasDem Solok mengatakan bahwa masyarakat masih banyak yang memilih berdasarkan ada atau tidaknya sesuatu yang diberikan oleh caleg pada masyarakat pemilih.
"Tidak aspek itu saja, faktor kurangnya fraksi turun ke lapangan untuk pembinaan kader dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada di internal partai juga jadi poin penting yang harus disikapi partai politik ini," Indah menuturkan.
Bagi DPD NasDem Agam, lanjut dia, juga punya pandangan bahwa ada beberapa tantangan yang dihadapi, yaitu calon presiden yang didukung oleh Partai NasDem berbeda dengan selera masyarakat yang berimbas pada keterpilihan caleg dan juga ada persoalan black campaign dari partai lainnext


Komentar