.
"Maka itu, kami meminta kepada pemerintah bagaimana mengamankan sekitar 500 ribu sapi yang dimiliki di Sumbar," tukas Arkadius.
Terkait hal itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar, Drh Erinaldi mengatakan, ada 120 kasus dan 653 ekor dinyatakan positif PMK, sehingga beberapa pasar ternak yang ada di Sumbar terpaksa ditutup sementara untuk mencegah penularan.
Dikatakan Erinaldi, PMK tidak bisa menular kepada manusia, namun penyebaran virus ini sangat masif terjadi antar hewan ternak terutama kepada hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba dan sejenisnya.
"Saat ini di Sumbar sudah 15 kabupaten kota yang lakukan pemetaan mengenai PMK oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar," ujar Erinaldi.


Komentar