.
"Pandemi Covid-19 menjadi pelajaran sekaligus mengingatkan agar kita mempersiapkan tenaga kesehatan. Jadi kita harus siap dengan strategic plan untuk nakes di Sumbar, bukan hanya kuantitas, tapi juga kualitas yang utama," kata Wagub.
Sementara Direktur Utama RSUP Dr.M.Djamil Dr dr Yusirwan SpB SpBA (K) MARS mengatakan sebagai rumah sakit pelayanan, pendidikan dan pelatihan RSUP Dr M Djamil terus berupaya meningkatkan mutu sumber daya manusia dan sarana dan prasarana.
"Sebab itu, RSUP Dr M Djamil terus mendorong bagian pendidikan, pelatihan dan penelitian terus bergerak maju, dinamis. Dengan telah akreditasi A RSUP Dr M Djamil Padang bisa menjadi pusat pendidikan dan pelatihan yang kompeten, profesional, bermutu," tuturnya.
Ditambahkan Direktur Umum SDM dan Pendidikan Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM, RSUP Dr M Djamil merupakan rumah sakit rujukan, tidak hanya untuk wilayah Sumbar.
Akan tetapi juga untuk wilayah bagian tengah Sumatera. Sebab itu, diperlukan sumber daya manusia yang andal profesional. Kondisi demikian memerlukan tata kelola pendidikan dan pelatihan yang profesional dan mempunyai standar indikator mutu yang terukur.
"Dari pemikiran ini bagian Diklat RSUP DR M Djamil harus diakreditasi oleh Kemenkes RI. Persiapan untuk mendapatkan lulus akreditasi Diklat cukup panjang dan melelahkan, akhirnya lulus akreditasi. Dengan telah diserahkan Sertifikat Akreditasi dengan nilai A, semua civitas hospitalia RSUP Dr M Djamil Padang harus terus menerus mengawal agar harapan sumber daya manusia yang andal, profesional, kompeten, ramah santun dapat diwujudkan," harapnya seraya mengatakan Surat Izin Operasional (SIO) RSUP Dr M Djamil telah diperpanjang oleh Kemenkes RI untuk jangka waktu 5 tahun. (*)


Komentar