.
Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda di Kedeputian Bidang Pelayanan Publik KemenPAN-RB RI, Martina Simanjutak meyebutkan bahwa untuk MPP Kota Pariaman sudah kita lakukan peninjauan sekian kalinya.
"Dari kunjungan sebelumnya, ada beberapa rekomendasi yang kami sampaikan bhwa MPP Kota Pariaman ini diantaranya pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan mitra-mitra layanan dan itu, ternyata sudah dilakukan dengan beberapa mitra layanan", ucapnya.
Martina Simanjutak menyebutkan bahwa dari peninjauan kami hari ini, ternyata sudah banyak juga yang ditindaklanjuti oleh MPP Kota Pariaman, salah satu yang utama adalah penyedian toilet untuk disabilitas. Karena ini menjadi konsen pelayanan publik yang harus bisa aksesibel untuk siapa saja.
"Kami melihat tim yang kerjanya ini memang solid karena memang dimulai dari komitmen yang paling tinggi dari Walikota Pariaman, Genius Umar sendiri yang menginstruksikan supaya MPP ini benar-benar melayani secara optimal", terangnya.
Ia juga menerangkan bahwa MPP ini akan diresmikan oleh Menteri PAN-RB yang akan dijadwalkan pada awal bulan Juli 2022 mendatang. Mudah-mudahan Menteri PAN-RB bisa diagendakan untuk segera meresmikan Kota Pariaman menjadi MPP ketiga di Provinsi Sumbar. Sebelumnya, MPP ini baru ada di Kota Padang dan Kota Payakumbuh.
"Kami melihat, Kota Pariaman adalah kota kecil dengan anggaran yang sangat terbatas namun kesiapannya luar biasa, karena tidak hanya pimpinan saja tetapi seluruh jajarannya mensuport untuk konsen terhadap pelayanan publik, itu dilakukan karena ingin memberikan pelayanan yang lebih baik," pungkasnya mengakhiri.


Komentar