Dua Desa di Sawahlunto dan Bukittinggi Juara Desa Berprestasi

Metro- 19-07-2022 14:24
Kadis PMD Sumbar Amasrul, SH saat serahan hadiah kepada pemenang lomba Desa/Nagari dan Kelurahan Berprestasi tahun 2022 tingkat Sumbar, Selasa (19/7). (Dok : Istimewa)
Kadis PMD Sumbar Amasrul, SH saat serahan hadiah kepada pemenang lomba Desa/Nagari dan Kelurahan Berprestasi tahun 2022 tingkat Sumbar, Selasa (19/7). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala - Desa Kubang Tangah, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto dan Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi berhasil keluar sebagai juara 1 dalam Lomba Desa/Nagari dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Pemprov Sumbar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).

Keputusan para pemenang Lomba Desa/Nagari dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2022 tertuang dalam Keputusan Gubernur Sumbar No.414.3-512 tanggal 24 Juni 2022 yang ditandatangani oleh Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi. "Alhamdulillah para pemenang Lomba Desa/Nagari dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2022 sudah ditetapkan dan kami mengucapkan selamat kepada para pemenang," kata Kadis PMD Sumbar Amasrul, SH di Padang, Selasa (19/7).

Menurut Amasrul SH, Lomba Desa/Nagari dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2022 ini merupakan pembinaan dan pengawasan oleh pemerintah pusat maupun daerah yang aplikasinya berbentuk evaluasi atas apa yang telah berlangsung di tengah masyarakat, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan.

Pelaksanaan lomba ini dibagi menjadi 3 tahapan. Seleksi administrasi sudah dilakukan sejak dokumen yang diantar oleh kepala daerah dan lurah untuk diproses di tingkat provinsi. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Kepala Desa, Wali Nagari atau Lurah yang dicocokkan dengan dokumen yang sudah diserahkan. Kemudian tahap ketiga adalah Tim Penilai akan melihat ke lapangan apakah cocok dokumen dengan kondisi real di lapangan.

"Menjadi desa/nagari atau kelurahan berprestasi, artinya bagaimana upaya mencapai kemandirian masyarakat. Kita menitik beratkan pada keterkaitan data profil kelurahan yang ada dengan dokumen perencanaan serta penganggaran di kelurahan. Kita juga menilai inovasi yang dilakukan lurah dan warga dalam peningkatan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19, juga bagaimana muatan lokalnya mewujudkan kelurahan yang bersih," ungkap Kadis Amasrul, yang merupakan mantan Sekda Kota Padangnext

Komentar