.
Selain itu, menurut gubernur dalam waktu dekat Pemprov Sumbar akan mengadakan bazar murah dalam rangka program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang berlokasi di halaman kantor gubernur pada 14 September 2022 mendatang.
"Saya harap Bazar Murah ini nantinya bakal diadakan serentak di seluruh kabupaten kota se-Sumbar. Kita harus serius dalam menekan inflasi, jangan hanya menganggap enteng. Kita harus serius dalam bersinergi dan berkolaborasi dalam meningkatkan potensi-potensi pangan di Sumbar dalam menekan laju inflasi," tegas Mahyeldi lagi.
Pada pesta pasar murah tersebut nantinya akan dilaksanakan selama dua hari dengan mengikutsertakan TTIC, Bulog, distributor dibawah naungan disperindag, serta klaster binaan BI.
Pada lokasi Pasar Murah juga disediakan mobil kas keliling BI untuk memberikan layanan uang layak edar kepada masyarakat serta mengedukasi ciri-ciri keaslian uang rupiah (CIKUR).
Selain itu untuk menekan laju inflasi Pemprov Sumbar saat ini tengah mempersiapkan beberapa iven besar, salah satunya Visit Beautiful West Sumatera (VBWS) 2023, Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS), dan MTQ Korpri Nasional ke-VI yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Wahyu Purnama, menyampaikan tujuh program unggulan Bank Indonesia sebagai kontribusi BI untuk menekan laju inflasi di sumbar.
"Tujuh program tersebut antara lain optimalisasi keterjangkauan harga, perluasan kerjasama antar daerah (KAD), optimalisasi fasilitas distribusi pangan, memperkuat ketahanan komoditas holtikultura, peningkatan pemanfaatan alsintan dan Saprodi, penguatan infratruktur TIK dan koordinasi yang efektif," paparnya.
Selain itu tindak lanjut pengendalian inflasi daerah di kabupaten kota yang dilakukan oleh BI antara lain komunikasi publik, operasi pasar murah, pemberian bantuan bibit, gerakan produksi dan penggunaan pupuk organik, penyaluran alsintan, saprodi, dan dukungan digital farming, serta pengembangan sentra produksi atau food estate.
Di acara tersebut juga Wahyu Purnama memberikan tujuh pecahan uang kertas baru tahun emisi 2022 kepada seluruh kepala daerah yang hadir.


Komentar