.
Usai menerima aksi dari KAMMI, Irsyad Syafar kembali menemui aliansi BEM di pintu utara, namun sedikit terjadi ketegangan, karena pengunjuk rasa menginginkan untuk bertemu langsung ketua DPRD Sumbar.
Akhirnya dilakukan pembicaraan dengan Irsyad Syafar yang didampingi Eviyandri Rajo Budiman dari Fraksi Gerindra, Sekwan Raflis, Kapoltabes Padang, Kabag Umum, Kabag Perencanaan, beberapa kasubag dan staf lainnya, duduk bersila di halaman gedung DPRD Sumbar, agar bisa meminta waktu dan diterima Ketua DPRD Supardi.
Dalam negosiasi yang langsung mendengarkan percakapan antara Ketua DPRD Sumbar Supardi dan Wakil Ketua Irsyad Syafar, memberikan waktu pada utusan aliansi BEM melakukan pertemuan Jumat (9/9) lusa, sekitar pukul 13.00 - 14.00 WIB.
Usai melakukan dialog dengan urusan BEM, pukul 15.50 WIB, Irsyad Syafar dan Eviyandri Rajo Budiman, kembali menemui pengunjuk rasa di luar gerbang, dan menerima semua tuntutan untuk disampaikan pada tingkat yang lebih tinggi.
Ketika menemui mahasiswa, kembali Irsyad Syafar menegasakan, bahwa dirinya dan fraksi PKS menolak kenaikan BBM.
Usai menemui mahasiswa, pukul 16.11 WIB, mahasiswa kembali pada posko masing-masing dengan tertib.
Sebelumnya, aksi demo dari para mahasiswa dari Universitas Negeri Padang (UNP) melakukan unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (6/9) kemarin.
Dalam aksi di hari itu, Ketua HMI Komisariat UNP. M Budiman mengatakan kedatangan massa mahasiswa itu ke kantor Gubernur Sumbar sebagai aksi kekecewaan masyarakat kepada pemerintah terutama dengan naiknya harga BBM bersubsidi.
Ia menjelaskan bahwasanya kedatangan massa ada delapan tuntutan yang dilayangkan kepada pemerintah.


Komentar