Bayi Kembar Siam Berbadan Satu Berkepala Dua Meninggal Dunia

Metro- 23-09-2022 18:42
Ilustrasi bayi. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi bayi. (Dok : Istimewa)

.

Untuk anusnya, sebut Yusirwan, satu. Artinya saluran pencernaannya hanya satu. Jadi, ususnya cuma satu.

"Paru-paru dua. Seharusnya jika normal memiliki empat paru-paru. Dua paru-paru itu pun pengembangan tidak sempurna karena beban yang ditanggung bayi kembar siam ini luar biasa," sebut Yusirwan.

Melihat kondisi demikian, sebut Yusirwan, untuk dilakukan operasi belum layak.

"Tapi, kami akan rapat bersama tim, bagaimana berpacu dengan waktu," tuturnya. Kenapa? Ia menyebutkan jantung dengan dua ruangan itu bersatu dengan jantung bayi yang satu lagi.

Artinya, darah kotor maupun darah bersih bercampur aduk semua. Akibatnya, oksigen yang dipompakan ke seluruh tubuh tidak begitu baik.

"Tulang belakang bayi kembar siam ini hanya satu," sebutnya.

Kondisi bayi kembar siam ini luar biasa. Artinya tidak dimungkinkan secara medis, ini dipisahkan hidup kedua-duanya tidak bisa dan tidak ada harapan.

Tentunya nanti akan ada operasi life serving kalau memang keadaan bayi mulai membaik dan layak untuk dioperasi agar saat masuk ke dalam ruang operasi keadaan bayi bisa stabil.

"Dan tim nanti akan memutuskan apa saja yang akan dipisahkan, karena pemisahan jantung bayi sangat rumit dan keadaan bayi tersebut pun jantungnya bocor sana sini," jelasnya.

Ia mengatakan sebanyak 32 tenaga medis di RSUP Dr M Djamil Padang dikerahkan untuk merawat bayi itu.

"Kami sudah bentuk tim khusus untuk menangani bayi kembar siam tersebut. Ada 35 anggota tim yang sudah dibentuk," Yusirwan Yusuf.

Ke-35 anggota tim tersebut, ujar Yusirwan, terdiri mulai dari dokter spesialis, dokter bedah dan non bedah hingga tim pendukung laboratorium.

"Ada dokter spesialis paru, dokter syaraf anak, bedah anak, bedah jantung, bedah plastik, ortopedi dan lain sebagainya. Tim ini yang bekerja memantau perkembangan bayi," tukasnya.

Komentar