Padang, Arunala.com - Belasan jurnalis yang tergabung dalam Wartawan Parlemen Riau (WPR) berkunjung ke DPRD Sumbar, Senin (16/1).
Kehadiran rombongan itu disambut Sekretaris DPRD Sumbar Raflis bersama Ketua Forum Wartawan Parlemen (FWP) DPRD Sumbar, Novrianto Ucok dan beberapa anggota FWP lainnya.
Dalam pertemuan itu, keberadaan para jurnalis di lingkup DPRD baik di Riau maupun Sumbar jadi bahan pembicaraan penting.
Ketua WPR, Edy Gustien, lebih dulu memaparkan tentang keberadaan WPR yang terbentuk sejak tahun 2017.
"Meski begitu, WPR bukan satu-satunya paguyuban wartawan di DPRD Riau, juga ada Forum Wartawan Legislatif DPRD Riau," ujarnya.
Dari kunjungan jurnalistik yang dilakukan rombongannya ini, Edy berharap bisa sharing informasi dengan Sekretariat DPRD Sumbar dan FWP Sumbar terkait dengan pola kemitraan yang terbangun dengan media di Sumbar, sehingga tercipta harmonisasi dan saling menghargai satu sama lainnya.
"Semoga sistem di DPRD Sumbar bisa kami bawa ke Riau," terang Edi lagi.
Sedangkan, Ketua FWP Sumbar, Novrianto menerangkan, sejauh ini keberadaan FWP Sumbar yang lahir sejak 1998 lalu, selalu mendapat perhatian dari Sekwan dari tahun ke tahun.
"Secara legalitas hukumnya, FWP Sumbar sudah memiliki akta notaris dan terdaftar di Kesbangpol Sumbar.
"Kami di FWP-SB, sangat bersyukur punya Sekwan Seperti Pak Raflis dan Kasubag Humas, Dahrul Idris yang sangat peduli dengan aktivitas dan kebutuhan wartawan yang bertugas di dewan, sehingga semua dapat berjalan dengan lancar dan damai," kata Novrianto.
Sekretaris DPRD Sumbar, Raflis menerangkan, ada komitmen yang dibangun FWP dengan Sekretariat DPRD Sumbar. Selain itu, komunikasi juga terjalin intens.
"Bagi kami, kehadiran para wartawan dari FWP itu sangat penting bagi DPRD maupun sekretariat, karena akan menginformasikan kegiatan dan aktivitas DPRD kepada masyarakat. Jadi bisa dikatakan, keberadaan forum wartawan ini bukan lagi sebagai mitra DPRD, tapi sudah menjadi bagian dari sekretariat," kata Raflis.
Selaku Sekretaris DPRD, sebut Raflis, dirinya harus mengerti tugas wartawan dengan begitu bisa membangun hubungan emosional yang baik.
Karena itu kami berhasil menjadi SKPD terinovasi ke 2 tingkat Sumbar.
Raflis menambahkan, karena itu wartawan juga harus menempatkan diri sebagai orang yang penting.
Caranya adalah lewat tulisannya, karena tulisan itu yang menentukan kehebatan seorang wartawan.
"Ini perlu pembelajaran agar orang tahu Sekwan bukan sekedar sekretariat tapi sudah menjadi OPD. Jadikan tulisan itu yang memberikan edukasi, bermanfaat dan kritikan yang membangun. Berita yang bagus itu tidak melukai. Melalui tulisan wartawan jugalah masyarakat mengetahui apa yang dikerjakan," ujar Raflis.


Komentar