Webinar Peringatan Hari Kanker Sedunia di Sumbar: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksinasi HPV

Metro- 06-02-2023 18:06
Tangkapan layar narasumber Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS saat webinar. (Foto : Fajril)
Tangkapan layar narasumber Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS saat webinar. (Foto : Fajril)

Padang, Arunala.com - Hampir semua kasus kanker serviks berhubungan dengan infeksi virus, yaitu HPV (human papiloma viruses).

Meskipun sebagian besar infeksi HPV tidak menimbulkan gejala dan sembuh dengan sendirinya, semua wanita memiliki risiko infeksi HPV menetap atau menjadi infeksi kronis yang berkembang menjadi lesi pre-kanker kemudian menyebabkan kanker serviks.

"Sejak terinfeksi HPV hingga terjadinya kanker serviks membutuhkan 15 hingga 20 tahun pada wanita dengan sistem kekebalan tubuh yang normal. Dan hanya membutuhkan 5 hingga 10 tahun pada wanita dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pada infeksi HIV yang tidak diobati," kata dokter spesialis kandungan-ahli fetomaternal Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS, saat Webinar Hari Kanker Sedunia bertemakan "Kesehatan Reproduksi dan Kanker Serviks", Senin (6/2).

Webinar secara daring ini diadakan oleh AYani Women and Children Clinic bekerja sama dengan Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumbar. Dan dimoderatori dr Anggun Pratissa SpOG.

Turut dihadiri Plt Direktur AYani Women and Children Clinic dr Winanda MARS, Ketua BKOW Sumbar, dr Fitria Amalia Umar SpKK MKes, pengurus BKOW Sumbar dan GOW Kabupaten/Kota se-Sumbar.

Dovy Djanas menjelaskan, kanker yang menyumbangkan kasus kanker kedua terbesar dan kematian terbesar ketiga pada penderita kanker ini dapat dicegah.

Pencegahan salah satunya dapat dilakukan dengan vaksinasi HPV.

"Belum lama ini Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menetapkan vaksinasi HPV sebagai salah satu vaksinasi wajib bagi remaja. Vaksin HPV nantinya bermanfaat agar tubuh membentuk antibodi untuk melawan virus sehingga tidak sampai terinfeksi," tutur Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil Padang ini.

Vaksin ini, kata Komisaris PT Tridaya Medika Sinergi ini, bisa diberikan mulai pada anak perempuan berusia 10 tahun.

Usia tersebut efektif untuk mencegah infeksi HPV karena sebagian besar belum memulai aktivitas seksualnext

Komentar