Padang, Arunala.com - Adanya perubahan daerah pemilihan (dapil) di Kota Padang dari lima menjadi enam dapil di pemilu 2024 ini, tidak menjadikan DPD Partai Perindo Kota Padang gentar.
Sebaliknya, partai ini justru makin menambah target perolehan kursinya untuk DPRD Kota Padang.
"Sebelumnya Kota Padang ada lima dapil, jadi kami menargetkan satu kursi per dapil. Namun dengan bertambahnya jumlah dapil menjadi enam, otomatis kami juga menambah target kami jadi enam kursi pula," ungkap Ketua DPD Partai Perindo Kota Padang, Muhammad Imron Jamil ketika ditemui Arunala.com kemarin di kantor partainya di Padang.
Dia menilai, sebagai partai yang terbilang baru, Perindo Padang punya optimisme untuk mengejar target perolehan kursi itu.
"Ada dua faktor yang membuat kami optimistis seperti itu, pertama dengan adanya sosok ketua harian DPP Perindo kami yakni Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi. Dia merupakan salah satu tokoh nasional saat ini. Hal kedua, karena di Partai Perindo Padang ada tim task force dan struktur Bappilu yang baru," ujar Imron didamping Sekretaris partainya, Hendrizal Tanjung dan anggota Bappilu Yose Hariadi.
Tim task force ini, lanjutnya, khusus dibentuknya guna menyaring dan menjaring bacaleg yang cukup potensial bagi DPD Partai Perindo Padang.
"Dalam melakukan tugasnya, tim task force ini akan berkolaborasi dengan Bappilu partai, sehingga bacaleg yang ada di Perindo Padang benar-benar mereka yang begitu siap dan tangguh, serta siap untuk berkompetisi di dapilnya masing-masing," kata Imron lagi.
Di sisi lain, Sekretaris DPD Partai Perindo Padang, Hendrizal Tanjung menyebutkan, hingga saat ini sudah 70 persen proses pendaftaran bacaleg yang dibuka partainya.
"Proses pendaftaran itu masih berjalan hingga saat ini. Kami belum ingin menutup proses tersebut," kata Hendrizal Tanjung.
Dia melanjutkan, dilihat dari komposisi bacaleg yang sudah mendaftar ke Partai Perindo Padang, mereka itu ada juga pindahan dari partai lain.
Sementara, untuk porsi kuota 30 persen perempuan, Hendrizal Tanjung menegaskan, partainya tetap mematuhi aturan itu.
"Bahkan unyuk kuota perempuan itu, kami menyiapkan bacaleg yang benar-benar potensial dan punya basis suara yang banyak di dapil mereka masing-masing. Yang jelas bacaleg perempuan kami itu adalah petarung, bukan untuk pelengkap saja," tukas Hendrizal Tanjung.


Komentar