Pemprov Sumbar Perlu Dukungan PW Muhammadiyah

Metro- 13-02-2023 06:27
Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama pengurus PW Muhammadiyah Sumbar yang baru, Minggu (12/2). (Dok : Istimewa)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama pengurus PW Muhammadiyah Sumbar yang baru, Minggu (12/2). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengaku, dalam mensukseskan berbagai program pembangunan Pemprov Sumbar butuh dukungan dari berbagai pihak, salah satunya dari ormas Muhammadiyah.

"Muhammadiyah itu ormas yang besar, ia dekat dengan masyarakat Sumbar dalam menyukseskan berbagai program pembangunan di Sumbar, jadi pemprov perlu dukungannya," ungkap Mahyeldi saat acara Pengukuhan Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumbar periode 2022-2027 di Auditorium Gubernuran, Minggu (12/2).

Ia berharap, kepada Pimpinan PW Muhammadiyah yang baru, semoga dapat berperan lebih besar lagi dimasa yang akan datang dan bisa senantiasa bersinergi, berkolaborasi serta koordinasi dengan Pemprov Sumbar.

"Kepada pengurus yang baru, diharapkan nantinya dapat lebih bersinergi dengan Pemprov terutama di bidang sosial kemasyarakatan dan pendidikan," harap Mahyeldi.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar periode 2022-2027, Bakhtiar mengatakan, pengembangan amal usaha akan menjadi skala prioritas PW Muhammadiyah kedepannya, dengan melakukan pemetaan diagnosa matang akan dipercepat pengembangannya.

"Kami akan fokus pada pengembangan amal usaha, seperti Universitas, pondok-pondok pesantren, Tsanawiyah, maupun tingkat SD, kita akan lakukan pemetaan mana yang paling mungkin untuk dikembangkan lebih cepat," jelas Baktiar.

Ia menambahkan, disamping melakukan pengembangan bidang pendidikan, PW Muhammadiyah juga merencanakan penambahan rumah sakit, dimana pada saat ini rumah sakit yang dikelola Muhamadiyah baru ada dua.

"Insya Allah kalau tidak ada halangan dan hambatan nanti kita akan bangun di Dharmasraya. Kami berkomitmen untuk itu, termasuk juga membangun perguruan tinggi," tukuknya.

Dia melanjutkan, Bupati Dharmasraya sudah berkomitmen dengan rektor untuk menyerahkan tanah 10 haktare.

"Itu akan ditindaklanjuti untuk dijadikan kampus V, sehingga Kabupaten Dharmasraya menjadi pintu pengembangan Muhammadiyah di bagian timur kedepannya," tutupnya. (*)

Komentar