Siswanto Akui Wacana BIM Turun Status dari Pusat

Metro- 13-02-2023 21:55
Bandara Internasional Minangkabau (BIM). (Dok : Istimewa)
Bandara Internasional Minangkabau (BIM). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Wacana pemerintah turunkan status Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dari taraf internasional menjadi nasional mengejutkan banyak pihak.

Bahkan ada yang menilai, bila turunnya grade Bandara kebanggaan urang awak ini bakal berikan pukulan telak bagi Sumbar terlebih di sektor pariwisata.

Menjawab keingintahuan publik atas wacana turun statusnya BIM itu, Executive General Manager (EGM) PT AP II BIM, Siswanto menjelaskan, ini memang rencana dari pemerintah pusat soal adanya penurunan status sejumlah bandara termasuk BIM.

"Melihat itu, kami dari pihak BIM baik itu secara korporasi maupun sebagai kantor cabang, ibaratnya memang saat ini harus mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah, dan kami di BIM berharap status bandara ini tetap menjadi internasional," kata Siswanto saat dihubungi Arunala.com, Senin (13/2).

Ditanya apakah ada faktor lain yang menyebabkan munculnya wacana penurunan status itu?

Di sini, Siswanto menjelaskan, sebenarnya rencana penurunan status dari internasional menjadi nasional tidak hanya terjadi di BIM saja, namun hal yang juga terjadi di beberapa bandara lainnya di Indonesia.

"Kalau kita lihat sejak bandara BIM dibuka sekitar tahun 2004 lalu, statusnya sudah internasional. Cuma yang saya dengar dan saya baca, pembatasannya karena ya salah satunya pertama, bagaimana menggerakkan pariwisata lokal lebih banyak ke Sumbar, dibandingkan dengan arus orang ke luar negeri, mungkin itu salah satu pertimbangannya," ucap Siswanto.

Dia juga menjelaskan, kalau dilihat dari keberadaan BIM sendiri, begitu dibuka langsung menjadi bandara internasional.

Itu dibuktikan dengan cukup banyaknya orang lokal maupun warga negara asing (WNA) yang datang dan pergi melalui BIM karena selain berkunjung, juga mungkin untuk keperluan lain maupun untuk kegiatan pariwisata.

Disinggung wacana turun status bandara apakah beri pengaruh terhadap iven Visit Beautiful West Sumatera 2023 yang dicanangkan Pemprov Sumbarnext

Komentar