Perlu Kolaborasi Tekan Angka Kanker Anak

Metro- 19-02-2023 16:52
Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil Padang, Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS bersama Wali Kota Padang Hendri Septa bersama anak-anak penderita kanker saat Peringatan Hari Anak Internasional (HKAI) 2023, di Youth Centre Padang, Minggu (19/2).
Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil Padang, Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS bersama Wali Kota Padang Hendri Septa bersama anak-anak penderita kanker saat Peringatan Hari Anak Internasional (HKAI) 2023, di Youth Centre Padang, Minggu (19/2).

Padang, Arunala.com - Penanganan dan perawatan kepada anak yang mengalami kanker memerlukan aksi yang lebih khusus dibandingkan pada dewasa.

Kepedulian tersebut tidak hanya dalam bentuk medis, tetapi dukungan secara moral dan spiritual.

Terpenting, upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit kanker yang dapat mengancam nyawa anak-anak.

"Kehadiran dan peduli bersama masyarakat memang penting menghadapi kanker anak. Apalagi, kanker anak merupakan penyakit yang memerlukan perhatian serius," kata Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Dr M Djamil Padang, Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS, saat Peringatan Hari Kanker Anak Internasional (HKAI) 2023, di Youth Centre Padang, Minggu (19/2).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Padang Hendri Septa turut hadir melakukan aksi cukur gundul sebagai bentuk dukungan bagi anak-anak pejuang kanker.

Gelaran yang diprakarsai Yayasan Cahaya Peduli Padang ini dihadiri lebih kurang 50 anak penderita kanker.

Di RSUP Dr M Djamil sebagai rumah sakit rujukan untuk wilayah Sumatera Bagian Tengah terjadi peningkatan perawatan kanker anak.

"Penanganannya pun memakan waktu lama dengan biaya yang tidak sedikit," sebut Dewan Pengawas Yayasan Cahaya Peduli Padang ini.

Kanker anak, sebut Dovy, memiliki harapan survival mencapai 60-80 persen. Namun menjadi lebih rendah tingkat keberhasilannya karena keterlambatan penanganan.

"Akibat banyaknya orangtua yang menunda-nunda pengobatan anaknya karena banyak menerima informasi yang tidak tepat," tutur bapak dua anak ini.

Ia mengajak mari secara bersama-sama memberi semangat ke survivor (anak-anak penderita kanker).

"Semua kita harus berkolaborasi dalam penanganan penyakit ini. Dan, kami siap berkolaborasi untuk menurunkan kematian akibat penyakit kanker pada anak," ajaknya.

Diketahui, beragam jenis kanker anak. Paling banyak diderita adalah jenis leukimia diikuti dengan retinoblastoma, tumor wills, osteosarcoma, neuroblastoma, kanker otak, limfoma non hodgkin, dan lain sebagainyanext

Komentar