Padang, Arunala.com - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Ansor (GP Ansor) Koto Tangah, Kota Padang mengadakan Diklat Terpadu Dasar (DTD) pada 10-12 Maret mendatang.
Diklat ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Matdrasah Tarbiyah Islamiyah Batang Kabung.
Diklat ini sebagai upaya pengkaderan GP Ansor sebagai langkah awal mencetak pemimpin tangguh dalam wadah Nahdlatul Ulama (NU). Ketua PAC GP Ansor Koto Tangah, Musri Hariansyah menyampaikan, DTD kali ini merupakan langkan pengkaderan yang pertama digelar, pasca dirinya terpilih menjadi ketua PAC setelah Konfrensi Anak Cabang (Konfreancab) beberapa waktu lalu.
"Pada diklat ini kami ingin bersama-sama untuk memperbanyak kader dan menggerakkan GP Ansor untuk kemaslahatan," tegas Musri, Kamis (2/3).
Tak hanya itu, Musri juga menegaskan bahwa DTD pertama yang digelar di Koto Tangah ini bakal bisa menjadi penyemangat kader dalam membesarkan GP Ansor dan Nahdlatul Ulama di Kota Padang dan Koto Tangah khususnya.
Musri menargetkan peserta yang bakal ikut DTD mencapai 100 orang, baik itu berasal dari Koto Tangah sendiri, dan juga dari kabupaten kota lain di Sumbar.
Dirinya mengaku optimistis, DTD ini bakal sukses, dan direstui ulama di Koto Tangah.
Sementara Ketua PW GP Ansor Sumbar Rahmat Tk Sulaiman mengapresiasi terbentuknya PAC Koto Tangah.
Hal itu sebagai bukti bahwa organisasi di bawah naungan NU itu terus berkembang di Sumbar.
"Alhamdulillah, PAC Koto Tangah yang baru selesai konferensi anak cabang akan gelar DTD Ansor Banser. Saya mengapresiasinya, dan juga mengajak pemuda di Kota Padang dan Sumbar untuk ikut bergabung," ujarnya.
Menurut dia, Koto Tangah merupakan kecamatan yang ditargetkan untuk bisa melakukan kaderisasi secara rutin.
Bisa dikatakan, kecamatan ini basisnya Ahlussunnah wa al-Jama'ah (Aswaja), ditambah lagi ada pesantren dan banyak masjid atau musala yang dikelola oleh tokoh agama yang ahlussunnah.
Rahmat juga meyakini bahwa GP Ansor akan bisa semakin maju dan berkembang di Koto Tangahnext


Komentar