Kerap Disepelekan, Influenza Bisa Sebabkan Kematian: Vaksinasi Influenza Sebaiknya Diberikan Sekali Setahun

Metro- 04-03-2023 15:51
Tangkapan layar Dr dr H Raveinal SpPD KAI FINASIM saat Webinar Vaksin Influenza Apakah Penting dan Genting. (Foto : Fajril)
Tangkapan layar Dr dr H Raveinal SpPD KAI FINASIM saat Webinar Vaksin Influenza Apakah Penting dan Genting. (Foto : Fajril)

.

Manfaat vaksinasi influenza pada dewasa, kata Raveinal, berdampak pada diri sendiri, keluarga dan kerabat dekat, masyarakat dan komunitas sekitar serta perusahaan.

Untuk diri sendiri memberikan manfaat perlindungan terhadap sakit berat, aktivitas tidak terganggu dan bisa bekerja dengan baik, dan penghematan biaya kesehatan pribadi.

Untuk keluarga dan kerabat dekat, tidak menularkan penyakit dan aktivitas tidak terganggu dimana tidak perlu ambil cuti untuk mengantar berobat.

Pada masyarakat memberikan manfaat tidak menularkan penyakit pada masyarakat sekitar.

"Pada perusahaan, tidak menularkan penyakit pada rekan kerja dan klien, produktivitas tinggi dan mengurangi jumlah tidak masuk kerja dan menurunkan biaya kesehatan keseluruhan," ungkap Raveinal.

Jika terkena influenza, tutur Raveinal, mengakibatkan penurunan kualitas kerja. Menyebabkan penderita absen dan tidak masuk kerja.

Atau dia datang tapi tidak bekerja dengan optimal. Kondisi demikian menjadi beban kesehatan.

"Jika kita tidak bekerja, perlu tenaga pengganti dan recovery membutuhkan waktu lama. Dan ini akan memudahkan transmisi. Sering, orang yang terkena influenza tidak masuk kerja. Bagi perusahaan atau yang berhitung dengan tenaga kerja akan mengakibatkan kerugian," ungkapnya.

Ia juga mengatakan influenza ini juga bisa menyebabkan kesakitan dan kematian.

Dinyatakan bahwa orang diabetes bisa menyebabkan tiga kali mendapat perawatan, kadang-kadang 4 kali lipat dirawat di ICU dan meningkatkan dua kali lipat kematian.

Begitu juga terhadap risiko kardiovaskular. 6 sampai 10 kali kena serangan jantung dan 8 kali serangan stroke.

Dan, pada orang tua penyakit ini akan menyebabkan memudahkan penyakit lain. Bisa terserang asma, pneumonia, bronchitis dan lainnya.

"Jika influenza menyerang orang tua akan menjadi berat. Ini dikhawatirkan. Komplikasinya akan menjadi berat. Dikarenakan pada orangtua daya tahan tubuhnya akan menurun," tuturnya.

Dikatakan, rawat inap karena influenza itu meningkat 50 persen sampai 70 persen pada usia lebih 65 tahun.

Kematian juga akan meningkat 70 persen sampai 85 persen pada usia lebih 65 tahun. Tingkat kematian tersebut akan meningkat lagi 5-6 kali pada usia 75 tahun.

"Pada orang muda kena influenza tidak berat tetapi pada orang tua akan menjadi berbahaya," ucapnyanext

Komentar