Padang, Arunala.com - Sedikitnya 13 komunitas yang ada di Kota Padang diajak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Padang bakal dijadikan agen pengawasan pelaksanaan pemilu 2024 ini.
Hal ini setidaknya terlihat dari upaya Bawaslu Kota Padang yang mengajak belasan komunitas ini dalam kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif yang mengangkat tema "Peran Strategis Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu 2024", di salah satu hotel di Kota Padang, Kamis (9/3).
Ketua Bawaslu Kota Padang, Dorry Putra menyebutkan, kegiatan sosialisasi yang diadakan ini tujuannya untuk mengajak masyarakat mengawasi pelaksanaan pemilu 2024, mulai dari tahapan pemilu itu dimulai hingga hari H pemungutan suara dilakukan.
"Sejujurnya, sumber daya manusia untuk pengawas yang dimiliki Bawaslu Kota Padang masih kurang. Meski kami sudah punya 33 orang Panwascam, 104 orang personel pengawas kelurahan dan ditambah dengan 2.600 an pengawas TPS, semua itu belum bisa menjadikan pengawasan pelaksanaan pemilu 2024 di Kota Padang optimal dilakukan," kata Dorry Putra kepada Arunala.com di sela-sela kegiatan sosialisasi itu.
Dia menyampaikan, selain pihak KPU, Bawaslu juga mengawasi peserta pemilu, calon anggota DPD dan juga stakeholder seperti ASN dan pihak lainnya yang terlibat pemilu kali ini.
Makanya, tukas Dorry, salah satu tujuan kegiatan sosialisasi ini tidak hanya mengedukasi masyarakat mengawasi hak pilih dari pemilih saja, namun juga ikut mendorong masyarakat untuk bisa mengawasi setiap tahapan pemilu serta melapor ke Bawaslu jika menemukan potensi pelanggaran.
"Sebelumnya, kami dari Bawaslu Kota Padang juga berbagai ormas dan OKP untuk jadi pengawas partisipatif pada pemilu 2024 ini," pungkas Dorry Putra.
Sedangkan Donny Y salah seorang anggota komunitas ojol di Kota Padang menyampaikan, ini kali pertama kali bagi komunitasnya dilibatkan dalam kegiatan bawaslu ini.
"Siap berkolaborasi dengan Bawaslu Kota Padang untuk terlibat dalam pengawasan partisipatif dalam mengawal pelaksanaan pemilu 2024 ini," kata Donny.


Komentar