Padang, Arunala.com - Influenza atau flu merupakan salah satu penyakit yang kerap dikesampingkan banyak orang.
Padahal, penyakit ini sebaiknya juga dikendalikan terutama dengan melalui vaksinasi.
Ini guna mencegah angka kesakitan dan kematian pasien penyakit menular itu. Diketahui, influenza atau flu adalah penyakit yang menyerang saluran pernafasan.
Penyakit yang disebabkan virus ini dapat menular lewat cipratan cairan dari saluran pernafasan (droplet) saat penderita batuk, bersin, dan bicara.
Berdasar data WHO, di dunia setiap tahun epidemi influenza menyebabkan penyakit parah dan kematian.
Dimana 3-5 juta kasus penyakit parah dan 0,29-0,65 juta dikaitkan dengan kematian karena gangguan pernafasan.
Diperkirakan setiap tahunnya, influenza menyerang 5 sampai 10 persen dewasa. Dan, 20 sampai 30 persen pada anak-anak.
"Salah satu langkah mencegah influenza ini adalah vaksinasi influenza. Dengan vaksinasi ini dapat menurunkan infeksi bagi pasien-pasien perawatan yang memang mempunyai risiko terkena. Dan juga vaksinasi ini amat penting bagi orang-orang komorbid," kata Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (PERALMUNI) Prof Dr dr Iris Rengganis SpPD-KAI saat Webinar Medis The Evolution of Influenza Vaccine and For Pregnancy secara daring, Sabtu (11/3).
Webinar Medis ini diadakan oleh AYani Women and Children Clinic.
Selain Prof Iris, webinar medis yang dimoderatori dr Syntia Ambelina SpOG ini juga menghadirkan narasumber Komisaris Utama PT Tridaya Medika Sinergi Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS mengupas tentang Influenza Vaccine for Pregnancy.
Ia mengatakan pemberian vaksin influenza ini ibarat sedia payung sebelum hujan.
Pasalnya, vaksin influenza merupakan perlindungan ekstra bagi kelompok rentan.
"Pemberian vaksin influenza harus diberikan setiap tahun karena strain-nya berubah-ubah. Setiap tahun, virus influenza bermutasi," katanya.
Sejatinya, sebut Prof Iris, terdapat puluhan hingga ratusan jenis strain virus influenzanext


Komentar