Padang, Arunala.com - Sekretariat DPRD Sumbar wakili Provinsi Sumbar mengikuti penilaian Anugrah Tinarbuka, yang diadakan Komisi Informasi (KI) Pusat.
Kegiatan Anugerah TinarBuka 2023 ini, bakal diadakan KI Pusat di Kabupaten Kampar, Riau, yang bersamaan peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (Hakin).
Komisioner KI Sumbar, Adrian Tuswandi menyebutkan, terpilihnya Sekretariat DPRD Sumbar pada penilaian Anugerah TinarBuka 2023 itu berdasarkan usulan dari KI Sumbar.
"Salah satu dasarnya, karena Sekretariat DPRD Sumbar itu telah berulang kali meraih predikat informatif dan peringkat 1 pada Anugrah Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi (KI) Sumbar 2022," kata Adrian Tuswandi.
Di sisi lain, untuk mengikuti penilaian tingkat nasional, Sekretaris DPRD Sumbar Raflis didampingi Kabag Persidangan, hukum dan perundangan-undangan Zardi Syahri dan Kasubag Humas Dahrul Idris, sudah menyiapkan makalah singkat berisi upaya-upaya dalam menumbuh kembangkan keterbukaan informasi, juga profil lembaga dan video berisi inovasi-inovasi pelayanan publik serta inovasi lainnya.
Raflis mengatakan, sudah menyiapkan semuanya, karena persyaratan tersebut bukan hal baru, melainkan sudah merupakan hal lama atau kerjaan sehari-gari, dan sudah ada di DPRD Sumbar.
"Kami siap mengikuti monev KI Pusat, karena apa yang dinilai sudah kita lakukan dalam sehari-hari, maka gak ada lagi yang baru, terbukti kita sudah mendapatkan kategori informatif lebih dari dua kali, dan tahun kemarin kita mendapatkan peringkat 1," tutur Raflis di ruang kerjanya, Rabu (22/2).
Dia menabahkan, selain mendapatkan status informatif dan terbaik, DPRD Sumbar secara perorangan juga mendapatkan penghargaan Achievement Motivation Person (AMP), setiap tahunnya, baik anggota DPRD-nya maupun sekretaris.
"Kami dalam setiap tahunnya secara perorangan menerima AMP, dan secara kelembagaan menerima anugrah informatif, tahun lalu kita mendapat nilai 99% lebih, menunjukan kalau di lembaga ini keterbukaan merupakan hal utama," tambah Raflis.
Kabag Hukum Sekretariat DPRD Sumbar Zardi Syahrir menambahkan, dimana saat ini sedang membuat Pustaka digital, yang bisa diakses seluruh dunia, dengan menyediakan ribuan bahan bacaan atau literasi, sehingga mudah didapatkan. (cpt/*)


Komentar