.
Penanganan keguguran berulang akan ditentukan dari pemeriksaan. Yakni pemeriksaan anatomi rahim, usia, dan berat badan. Pemeriksaan awal ini jauh lebih mudah diperbaiki.
"Mencari penyebab keguguran melalui pemeriksaan atau melihat tanda, misalnya untuk mengetahui PCOS dari siklus haid. Pemeriksaan darah untuk mengetahui faktor pembekuan darah bila keguguran disebabkan ASP," sebutnya seraya mengatakan pemeriksaan hormon untuk melihat kondisi hormon progesteron yang bisa menjadi penyebab keguguran berulang.
Untuk pencegahan keguguran berulang dapat dilakukan. Di antaranya premarital check up atau evaluasi mendalam bila pernah mengalami keguguran sebelumnya. Mencatat siklus haid untuk melihat apakah teratur, ada nyeri, atau ada infeksi.
Kemudian, menjaga berat badan tetap ideal untuk mencegah obesitas. Konsumsi asupan mikronutrien penting saat program hamil dan selama kehamilan.
"Vitamin D salah satu nutrisi penting pada awal kehamilan. Vitamin itu dibutuhkan untuk menunjang penyerapan kalsium, menjaga fungsi otot, membantu pertumbuhan gigi hingga mencegah berat badan lahir redah pada janin," tutur Dovy.
Di Indonesia dengan iklim tropis cukup akan ketersediaan vitamin D ini untuk ibu hamil. "Kan kita kaya matahari. Sehingga nanti kebutuhan vitamin D itu tercukupi. Dimana ibu hamil cukup berjemur sekitar pukul 9 sampai 10," ucapnya.
Selain matahari sebagai sumber utama vitamin D, namun sebagian besar juga diperoleh dari makanan, seperti kuning telur, salmon, dan minyak ikan cod.
"Beberapa makanan, seperti susu dan multivitamin kehamilan juga ada yang diperkaya vitamin D," ujarnya seraya mengatakan olahraga rutin juga upaya mencegah keguguran berulang. (ril)
Halaman 12


Komentar