Vaksin Influenza Penting Bagi Jamaah Haji

Metro- 11-04-2023 12:14
Tangkapan layar Prof Dr dr Iris Rengganis SpPD-KAI dan Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS saat Webinar Vaksin Flu untuk Jamaah Haji, Selasa (11/4). (Foto : Fajril)
Tangkapan layar Prof Dr dr Iris Rengganis SpPD-KAI dan Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS saat Webinar Vaksin Flu untuk Jamaah Haji, Selasa (11/4). (Foto : Fajril)

Padang, Arunala.com - Bahaya kesehatan jamaah haji adalah infeksi pernapasan, termasuk influenza. Telah dilaporkan setidaknya 90 persen jamaah mengalami setidaknya satu gejala pernapasan sebelum mereka kembali ke negara asalnya.

"Virus influenza sangat mudah menular melalui droplet, udara, batuk atau kontak langsung dengan penderita. Pada kondisi padat dan berdesak-desakan saat menunaikan ibadah haji memudahkan penularan virus tersebut. Belum lagi perubahan cuaca yang ekstrem," kata Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (PERALMUNI) Prof Dr dr Iris Rengganis SpPD-KAI saat Webinar Vaksin Flu untuk Jamaah Haji, Selasa (11/4).

Webinar yang diadakan oleh AYani Women and Children Clinic ini dimoderatori Komisaris Utama PT Tridaya Medika Sinergi Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS. Dan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Sumbar dr Lila Yanwar MARS.

Selain itu, sebut Prof Iris Rengganis, risiko tertular infeksi virus pernapasan termasuk influenza meningkat secara signifikan setelah haji. Risikonya diperkirakan delapan kali lebih tinggi dari komunitas. "Kelompok yang rentan tertular yakni orangtua atau lansia dan komorbid," sebut dosen Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM ini.

Prof Iris Rengganis mengatakan melihat hal demikian, penyakit saluran napas yang banyak terjadi seperti influenza ini juga harus diperhitungkan dan diantispasi melalui vaksinasi. Vaksinasi influenza itu memang belum diwajibkan, tetapi sudah dianjurkan.

"Bahkan Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah merekomendasikan vaksinasi influenza untuk semua jamaah haji sejak 2005. Khususnya berisiko tinggi terkena influenza," tutur guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Pemberian vaksin influenza, tutur Prof Iris Rengganis, bisa diberikan bersamaan dengan meningitis. Pemberian vaksin akan mencegah jamaah haji jatuh ke penyakit yang lebih berat. Jenis vaksin influenza yang baik tersebut adalah lengkap, kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) rendah, steril, halal dan harga terjangkaunext

Komentar