Padang, Arunala.com - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar mendukung program 1.000 lubuk larangan ikan garing. Mendukung hal demikian, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp bersama pejabat eselon III melakukan survei di berbagai tempat di Kabupaten Padangpariaman yang menjadi lokasi ikan garing tumbuh dan berkembang.
"Survei ini bertujuan untuk mencari calon indukan ikan garing yang berkualitas di habitat aslinya. Nanti akan dikembangkan serta dilakukan upaya membudidayakan di Balai Budidaya Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Dr Ir Reti Wafda MTp, Kamis (6/4).
Nantinya, sebut Reti, bertujuan agar DKP Sumbar dapat menghasilkan benih ikan garing yang berkualitas. "Dan akan di restoking kembali di perairan umum daerah yang ada di Sumbar," ucapnya.
Ia menjelaskan ikan garing ini disukai dan digemari oleh masyarakat. Namun sulit untuk dibudidayakan karena hidupnya di sungai yang airnya cukup deras dengan suhu relatif 21-24 derajat celcius kebiasaan dari ikan ini berkelompok dan beriring atau sering disebut dengan istilah schooling.
"Untuk daerah Sumbar banyak kawasan perairan yang dikelola oleh Nagari yang dikenal dengan sebutan "Lubuk Larangan" (bagian dari sungai) sebagai zona konservasi. Pada setiap lubuk larangan didominasi oleh jenis ikan garing. Ikan ini berkembang biak dan tumbuh secara alami di kawasan tersebut," tuturnya.
Populasi ikan garing di alam sudah mulai jarang dan bahkan telah dianggap mendekati kepunahan akibat penangkapan dan penggundulan hutan. Upaya budidaya memerlukan ketersediaan benih yang berkelanjutan.
Ia mengatakan akhir-akhir ini ikan garing sudah mulai berhasil dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kesukaannya terhadap ikan ini.
"Bagi masyarakat di beberapa daerah dan kabupaten di Sumbar dari hasil penangkapan dan budidaya ikan garing telah merasakan dampak yang cukup bagus dalam peningkatan ekonomi," ungkapnya.
Reti berharap ke depan progam ini dapat berjalan dengan lancar sehingga memberikan dampak yang baik bagi kelestarian ikan garing. "Tentunya juga berdampak pada ekonomi masyarakat Sumbar," harapnya. (ril)


Komentar