.
"Terima kasih atas kunjungan Bapak, kami sangat berharap rumah kami juga bisa masuk listrik, supaya bisa lebih memudahkan," kata Rasip penuh harap.
Hasil Kunjungan Tim Verifikasi
Dari kunjungan tersebut, didapatkan data dan identifikasi yang ditemui bahwa Rasip memiliki satu unit rumah semi permanen dengan luas lebih kurang 45 m2 dengan kondisi 75 persen sudah terpasang instalasi listrik. Dia tinggal bersama dua orang anaknya masing masing siswi MAN Paingan dan adiknya yang baru tingkat SD. Dan Rasip memiliki dua unit sepeda motor sederhana yang dapat dipergunakan sebagai sarana transportasi sehari-harinya.
Rasip adalah seorang petani yang memiliki tiga ekor kerbau, dia juga memiliki sejumlah lahan pertanian yang dijadikan sawah, ladang dan kebun. Setiap musimnya tiba, Rasip dan keluarga layak seorang petani selalu memanen hasil tanamannya. Bahkan di dalam rumahnya masih menyisakan hasil panen sebelumnya, beberapa karung jagung kering.
Disamping itu Rasip orangnya pekerja keras dia juga menekuni sebagai tenaga buruh dan tercatat sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah.
Petugas PLN dari Kota Pariaman yang ikut bersama tim menyanggupi pemasangan jaringan listrik ke rumah Rasip. Dinas Sosial dan P3A akan membuat surat permohonan ke PLN. Rasip dan keluarga diusulkan jadi keluarga penerima manfaat program PKH
Dalam kunjungan itu juga diserahkan satu paket bantuan dari Dinas Sosial P3A Padang Pariaman berupa beras, makanan siap saji, roti dan rendang. Rasip juga diberi kasur lipat, selimut, kain sarung, kain panjang, susu gula teh, kopi, dan air mineral.(cpt/*)


Komentar