Unand Kembali Kukuhkan Dua Guru Besar

Metro- 15-05-2023 14:53
Rektor Unand Prof Dr Yuliandri dan Ketua Dewan Profesor Unand Prof Dr Marlina MS Apt bersama dua guru besar Prof Dr Ratni Prima Lita SE MM dan Prof Dr Asrinaldi MSi saat pengukuhan di Convention  Hall Unand, Senin (15/5). (Dok : Istimewa)
Rektor Unand Prof Dr Yuliandri dan Ketua Dewan Profesor Unand Prof Dr Marlina MS Apt bersama dua guru besar Prof Dr Ratni Prima Lita SE MM dan Prof Dr Asrinaldi MSi saat pengukuhan di Convention Hall Unand, Senin (15/5). (Dok : Istimewa)

.

Ia menekankan pencapaian gelar profesor hendaknya tidak mengubah jati diri sebagai ilmuwan. "Jabatan guru besar membuat kita makin merunduk dan tawadu. Kerendahan hati adalah buah dari ketinggian ilmu seorang anak manusia. Sejalan dengan itu, integritas pribadi yang unggul pun harus menyertainya sebagai pagar dari semua aktivitas keilmuan yang dilakukan oleh semua kita sebagai insan akademik," tutur Yuliandri.

Sementara Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengatakan dosen tidak bisa bersantai atau berleye-leye setelah berada di puncak karirnya dengan menyandang gelar profesor. Guru besar itu adalah pemikir bangsa dan ada tanggung jawab akademik dan moral diembannya.

"Setiap guru besar untuk terus menelurkan karya ilmiah, gagasan dan inovasi, teknologi bermutu dan bermanfaat serta aplikatif sesuai bidang keilmuannya. Sehingga dapat mengangkat harkat dan martabat dirinya, perguruan tinggi tempat dia bernaung, masyarakat dan bangsanya," ucapnya.

Dengan demikian, sebut Audy, secara terbuka Pemprov Sumbar mengundang kedua guru besar ini untuk memberikan sumbangsih, pemikiran dan gagasan yang dapat membantu mengurai permasalahan yang ada di provinsi ini.

"Selama ini kami yakin kedua guru besar tersebut sudah memberikan kontribusi bagi pembangunan Sumbar. Baik terlibat sebagai ketua atau anggota tim berbagai OPD di Sumbar maupun DPRD Sumbar," tukas Audy. (ril)

Komentar